Yerusalem - Seorang perwira Senior Angakatan Udara Israel (IAF) mengatakan,
penyebaran sistem pertahanan rudal memungkinkan para pemimpin Israel untuk
memiliki lebih banyak pilihan untuk menghadapi serangan dari Jalur Gaza.
Tahun ini Israel akan mengaplikasikan sistem pertahanan rudal Iron
Dome yang diklaim mampu memberikan perlindung maksimal untuk mencegah mereka
menjadi bulan-bulanan serangan roket Hamas.
Menurut Kolonel Shahar Shohat, keberhasilan Iron Dome mencegat roket-roket
Hamas di Be’er dan Akelon memungkinkan pemimpin Israel mempunyai banyak opsi
lain dibanding memulai lagi ofensif seperti operasi darat Cast Lead tahun 2009 lalu.
Berbicara pada kofenrensi pertahanan rudal, Kolonel Sholat
mengatakan, tanpa sistem pertahanan rudal yang memadahi IAF hanya memiliki opsi
tunggal yakni operasi militer dengan skala penuh ke Gaza.
“Tekanan publik untuk mengatasi serangan roket di wilayah selatan diterjemahkan
menjadi kebutuhan untuk bertindak apapun yang mungkin untuk menghentikan
ancaman. Lalu diputuskan untuk meluncurkan operasi darat, yang tidak hanya
biaya ratusan juta per hari tapi juga membahayakan hidup banyak tentara dan menghancurkan
infrastruktur sipil Israel akhirnya.”
“Tapi April lalu,” Kolonel Shohat menekankan, “dengan intensitas serangan
roket yang sama ke arah Negev kini kita memiliki sistem pertahanan rudal Iron Dome
yang bahkan belum sepenuhnya operasional mampu bekerja dengan baik dan mencegat
sebagian besar ancaman.”
Menurut Sholat, keberhasilan Iron Dome akan membuat para penyerang
frustasi dan menghentikan serangan karena desakan dunia internasional.
“Eskalasi itu digagalkan karena sistem pertahanan. Dan kami
mengurangi jumlah korban dengan tidak melancarkan operasi darat.”
April lalu, serangan roket lintas-perbatasan meningkat drastis ketika
militan Palestina menembakkan puluhan roket ke Israel selatan, termasuk rudal
anti-pesawat yang menghantam bus sekolah yang mengakibatkan kematian seorang remaja
16 tahun.
Atas serangan tersebut IAF merespon secara terbatas setiap serangan
dengan meluncurkan serangan terhadap beberapa sasaran di Jalur Gaza.
Pejabat IDF baru-baru ini mengatakan bahwa Israel berencana untuk
mempercepat produksi baterai Iron Dome. (nug)
News Hit Counter : 561