Sabtu, 19 Mei 2012 . 18:50
Politik BBM Cakil tajuk
Moral di Selangkangan Lady Gaga opini
Jalur Loji, Dada Ketemu Lutut liputan khusus
Komodo, Nasibmu Nanti  polemik

Resize Huruf
:

Internasional |

Mahmoud Abbas Desak Warga Palestina Lakukan Aksi Damai

Presiden Palestina mendesak protes damai dilakukan sebagai diplomasi ofensif mendukung Palestina


Mahmoud Abbas Desak Warga Palestina Lakukan Aksi Damai
Aksi damai warga Palestina
Berita Terkait :
Kamis, 28 Juli 2011 | 10:01 WIB

Ramallah - Presiden Mahmoud Abbas mendesak warga Palestina pada Rabu untuk meningkatkan intensitas protes damai melawan Israel. Langkah yang terinspirasi pemberontakan populer diharapkan berguna sebagai ofensif diplomatik di PBB.

Abbas, dalam pertemuan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), menegaskan kembali niat Otoritas Palestina untuk membawa pengakuan kemerdekaan mereka ke PBB, berdampingan dengan Israel.

“Dalam periode mendatang, kami ingin aksi massa, terorganisir dan terkoordinasi di setiap tempat,” kata Abbas. “Ini adalah kesempatan kita untuk memperdengarkan suara kita kepada dunia dan mengatakan bahwa ini adalah hak kita.”

Menurut, Abbas, meskipun Amerika Serikat akan memveto setiap langkah yang membawa masalah Palestina ke PBB, namun Abbas meyakini Sidang Umum PBB September mendatang akan meng-upgrade status keanggotaan Palestina.

Desakan Abbas untuk memaksimalkan aktivitas populer sebagai faktor penekan penyelesaian masalah Palestina bukanlah yang pertama. Sebelumnya, Marwan Barghouti  dari penjara Israel menganjurkan hal yang sama.

Para pejabat Palestina menyebut inisiatif diplomatik itu sebagai bagian dari pendekatan baru untuk perjuangan mereka untuk menciptakan sebuah negara merdeka di Tepi Barat dan Jalur Gaza dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.

Kencenderungan itu tampaknya mengkawatirkan Israel, pemberontakan populer bagaimanapun berhasil menumbangkan rezim di Mesir dan Tunisia.

Seorang komandan militer Israel akhir pekan lalu mengatakan Israel akan memperkuat penjagaan perbatasan untuk mengantisipasi protes tersebut.

Hany al-Masri, seorang analis politik Timur Tengah mengatakan motivasi dia tak bisa memahami niat Abbas mendesak menggunakan aksi damai. “Apakah dia memang betul-betul menginginkan ini ini, atau hanya untuk konsumsi publik? Ini adalah pertanyaan,” katanya.

Bagaimanapun menurut, al-Masri, bagaimanapun Fatah masih memiliki basis dukungan yang mampu memobilisasi protes-protes tersebut. “Jika mereka menginginkannya, mereka dapat melakukannya,” katanya. (nug)


News Hit Counter : 371





Jejaring Sosial




Review www.skalanews.com on alexa.com

Search Engine Optimization