Sikap Bela Negara Arahnya Lebih Aspek Intelektualitas

Rabu , 19 Des 2012 17:06 WIB
  
  
A+ | Reset | A-

Skalanews - Sikap bela negara kini tidak cukup hanya mengandalkan militansi anak bangsa dalam bentuk militer. Sikap bela negara harus lebih dikuatkan pada aspek intelektualitas.

Hal demikian disampaikan oleh Wakil Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin dalam Seminar Nasional Hari Bela Negara di Gedung Kemenerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (19/12).

"Tuntutan bela negara sekarang itu sudah mulai meningkat. Hal itu tidak cukup dihadapi dengan militansi, tetapi harus dengan intelektualitas," ujarnya

Sjafrie mengatakan, bela negara menuntut setiap rakyat untuk tidak memikirkan diri sendiri. Dia pun menyindir perilaku korupsi yang merupakan bentuk tindakan yang justru bertentangan dengan upaya bela negara.

"Korupsi kan untuk kepentingan perorangan dan kelompok, maka dengan bela negara kita hapuskan kepentingan perorangan dan kelompok," kata Sjafrie.

Dia mengimbau, sikap bela negara harus terus dipupuk demi terwujudnya sikap cinta tanah air. "Bela negara itu bukan milik militer, tetapi untuk rakyat RI yang berjuang untuk bangsa dan negara," tutupnya.(Deddi Bayu/bus)

Komentar facebook