MUI Duga Label Halal di Sepatu Kickers Berkulit Babi Palsu

Kamis , 24 Jan 2013 15:20 WIB
  
  
A+ | Reset | A-

Skalanews -Pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengaku tak pernah mengeluarkan label bertuliskan 'halal' untuk sepatu merk 'Kickers' yang diduga menggunakan kulit babi. Demikian dikatakan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto.

"Dari MUI sudah diperiksa. Menurut mereka label "Halal" di sepatu itu bukan mereka yang keluarkan, meskipun ada lambang MUI,"kata Rikwanto, Kamis (24/1)

Kepada penyidik Subdit Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reskrimsus pihak MUI yang diperiksa sebagai saksi ahli mengaku bahwa produsen sepatu 'Kickers' memang pernah mengirim surat kepada MUI untuk permohonan sertifikat halal, namun belum juga MUI memberikan keputusan untuk mengeluarkan setifikat halal, produsen lantas langsung melabeli sepatu tersebut dengan tulisan 'Halal'. Atas inilah Polda menduga label 'Halal' tersebut palsu. "Tapi ini masih perlu penelusuran lagi," katanya.

Seperti diberitakan, produsen sepatu Kickers dilaporkan oleh konsumen bernama Winarto ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada 20 Desember 2012 lalu. Dia menduga sepatu yang dibelinya di pusat perbelanjaan Sogo Plaza Senayan seharga Rp 484.500 dibuat dari kulit babi lantaran terdapat logo "Pig Skin Lining" meskipun ada juga logo "Halal" milik MUI.

Dalam laporan bernomor LP/3978/XI/2012/PMJ/Ditreskrimsus, Winarto yang juga seorang karyawan di sebuah perusahaan BUMD melaporkan tindak pidana perlindungan konsumen yang dialaminya. Bila terbukti bersalah maka produsen sepatu Kickers bisa dikenakan pasal 8 ayat 1 huruf H junto pasal 62 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. (Frida Astuti)

Komentar Anda
Komentar facebook