Harga Tampung Kakao Kering Turun

Sabtu , 26 Jan 2013 21:39 WIB
  
  
A+ | Reset | A-

Skalanews - Selama sepekan ini, harga tampung biji kakao kering di pasaran mengalami penurunan, yakni dari Rp19 ribu per kilogram menjadi Rp18 ribu/kg. Pengakuan tersebut diungkapkan sejumlah petani kakao di Provinsi Aceh.

"Kami sangat khawatir terhadap perkembangan harga kakao di pasaran sebab dalam sepekan terahir terus merosot," kata petani Kakao M. Nasir dihubungi di Banda Aceh, Sabtu (26/1).

Ia mengatakan, penurunan harga biji kakao kering tersebut dipastikan dapat berdampak terhadap pendapatan yang akan diterima petani dari hasil perkebunan tersebut. Selama sepekan, harga salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Pidie tersebut turun Rp1.000,00/kg dibanding minggu sebelumnya.

"Kami berharap harga tampung biji kakao kering di tingkat petani dapat tinggi kembali, yakni berada di angka Rp20 ribu/kg," kata petani asal Padang Tijie Kabupaten Pidie tersebut.

Dampak lainnya, lanjut Nasir, adalah meningkatknya pertumbuhan ekonomi masyarakat di provinsi ujung paling barat Indonesia itu. Bahkan, akan mendorong petani untuk membudidayakan tanaman kakao lebih intensif dalam mencapai hasil maksimal.

Provinsi Aceh memiliki lahan kakao produktif sekitar 70 ribu hektare yang tersebar di delapan kabupaten sentra kakao, di antaranya Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur dan Aceh Tenggara.

Kakao asal provinsi berpenduduk sekitar lima juta jiwa itu banyak diekspor ke kawasan Amerika Serikat dan Eropa yang merupakan negara konsumen coklat. [mad/ant]

Komentar facebook