Triwulan I, BRI Raih Laba Bersih Rp5,01 Triliun

Segmen mikro merupakan kontributor terbesar dalam portofolio kredit BRI, yakni mencapai 31,07 persen
Rabu , 24 Apr 2013 21:56 WIB
  
  
A+ | Reset | A-

Skalanews - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) memperoleh laba bersih sebesar Rp5,01 triliun pada triwulan I 2013 atau meningkat 18,76 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp4,22 triliun.

"Dari hasil perkembangan positif yang terjadi, laba bersih BRI tercapai Rp5,01 triliun pada akhir Maret 2013, meningkat 18,76 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," kata Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) BRI Djarot Kusumayakti dalam paparan kinerja BRI triwulan I 2013, di Jakarta, Rabu (24/4).

Djarot menambahkan pencapaian kinerja ini didukung oleh pertumbuhan kredit keseluruhan mencapai 27,6 persen pada triwulan I 2013 secara year on year.

"Revitalisasi bisnis mikro BRI juga terus membuahkan momentum pertumbuhan secara berkelanjutan. Kredit mikro BRI tumbuh sebesar 22,3 persen, meningkat dari pertumbuhan triwulan I 2012 yang tercatat 16,12 persen," kata dia.

Djarot mengatakan segmen mikro merupakan kontributor terbesar dalam portofolio kredit BRI, yakni mencapai 31,07 persen.

"Kontribusi kredit mikro BRI dalam portofolio kredit BRI terus meningkat dalam lima tahun terakhir. Pertumbuhan kredit mikro BRI tidak hanya menghasilkan peningkatan outstanding pinjaman, tetapi juga menghasilkan peningkatan jumlah nasabah," ujar Djarot.

Sementara itu hingga triwulan I 2013 rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) BRI terus mengalami penurunan, dari 61,31 persen pada triwulan I 2012 menjadi 60,46 persen triwulan I 2013.

Djarot mengatakan bahwa BRI akan terus berupaya bertumbuh dengan menerapkan prinsip kehati-hatian. Landasan hal itu menurut dia, dihasilkan dari tingkat kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) serta struktur permodalan BRI.

"CAR BRI per akhir Maret 2013 mencapai 17,91 persen dengan struktur permodalan yang 94 persennya merupakan TIER I capital," pungkasnya. (bus/ant)

Komentar facebook