Stadion Gelora Bandung Lautan Api Resmi Dibuka

Sabtu , 11 Mei 2013 14:05 WIB
  
  
A+ | Reset | A-

Skalanews - Warga Kota Bandung antusias menghadiri soft launching Stadion Gelora Bandung Lautan Api (BLA) yang dilakukan oleh Wali Kota Bandung H Dada Rosada, di Gedebage Kota Bandung, Jumat (10/5)  malam.

Warga berdatangan ke stadion terbesar di Jawa Barat itu sejak sore hari dan terus mengalir hingga malam hari. Warga ingin menyaksikan detik-detik bersejarah peresmian stadion yang menelan biaya Rp595 miliar itu.

"Saya senang bisa menyaksikan acara pembukaan atau soft launching stadion ini sekaligus melihat bagian dalam stadion ini," kata Firman, warga Ujungberung Kota Bandung, di Gelora BLA.

Seluruh ruang parkir yang disiapkan dipenuhi kendaraan roda empat maupun roda dua. Bahkan jalur Perumahan Mekar Arum juga dipenuhi oleh kendaraan milik pengunjung yang hadir untuk menyaksikan acara pembukaan itu.

Meski belum rampung seluruhnya, terutama bagian luar dan lapangannya yang belum bisa dipergunakan untuk pertandingan sepak bola, namun gemerlapan lampu stadion bisa menampakkan kemegahan bagian dalam stadion yang dipasangi sekitar 38 ribuan tempat duduk itu.

Stadion itu didominasi warna kuning dan biru.

"Gelora BLA membikin kami bangga, Bandung sebagai masyarakat sepak bola sangat layak memiliki stadion semegah ini. Bila sudah rampung tentu akan lebih megah," kata salah seorang bobotoh Persib Bandung.

Peresmian Gelora BLA yang akan menjadi home base bagi Persib Bandung itu akan dilakukan bersamaan dengan penyelengaraan PON XIX/2016

Stadion itu dibangun sejak 2009 dengan dana sharing antara Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung, untuk menggantikan Stadion Siliwangi yang diresmikan pada 1 Januari 1956.

Ke depannya di wilayah itu akan dijadikan kompleks sarana olahraga terbesar di Jawa Barat.

Gelora Bandung Lautan Api dibangun di atas lahan 24,5 hektar, terletak tidak jauh dari jalur Tol Purbaleunyi Km 151, yang rencananya juga akan dibuka menjadi pintu tol Gedebage.

Stadion yang dibangun dalam waktu 3 tahun itu memiliki standar internasional yang disyaratkan FIFA, dan dilengkapi dengan lintasan atletik yang menggunakan bahan sistetik.

"Rencananya kawasan ini akan diperluas, perlu sekitar 20 hektare lagi untuk melengkapi dengan beberapa fasilitas olahraga seperti kolam renang, GOR bulutangkis, tenis meja, tenis lapangan, softbol dan lainnya," kata Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana.

Sementara penamaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (BLA) merupakan hasil kajian dari Tim Sejarawan yang dipimpin Prof Dr Nina Lubis dari Unpad Bandung serta partisipasi masyarakat melalui polling pesan singkat yang digagas DPRD Kota Bandung dimana nama Bandung Lautan Api mendapat dukungan terbanyak. (Ant/DS)

Komentar Anda
Komentar facebook