Ditemukan, Bahan Kimia Buatan Arab Saudi di Suriah

Senin , 15 Jul 2013 15:32 WIB
  
  
A+ | Reset | A-

Skalanews - Gembar-gembor tentara Suriah di bawah Pemerintahan Bashar Al Assad memiliki senjata kimia seperti hanya isapan jempol belaka. Sebab, bukti terbaru justru berkata sebaliknya.

Tentara Suriah menemukan bahan kimia beracun termasuk klorin wadah bahan kimia tersebut terlabel 'Made In The Kingdom Of Saudi Arabia.' Penemuan itu terjadi ketika tentara Suriah menggelar operasi di Jobar, wilayah pinggiran ibu kota Damaskus.

Senjata kimia itu, disimpan di sebuah tempat persembunyian yang digunakan para penentang membuat bahan peledak. Lokasi persisnya berada di lapangan Al Manasher.

Seperti dilaporkan Press TV, Minggu (14/7), tentara Suriah juga menggelar operasi di tempat yang berbeda yakni, Al Qaboun guna menangkap para penentang presiden.

Di Jobar, tentara suriah membunuh para penentang Bashar Al Assad didikan Arab Saudi, Qatar, Turki, AS dan Eropa dan menyita semua senjata-senjata mereka.

Tentara Suriah juga kembali menguasai dasar wilayah al-Musiqa, yang hingga kini masih dipenuhi dengan para penembak gelap. Menurut sumber resmi, lebih dari 60 persen dari wilayah Jobar berada di bawah kendali tentara Suriah.

Personel tentara Suriah kepada Press TV mengatakan mereka akan terus melakukan operasi sampai benar-benar semua daerah pinggiran Timur Ghuta bersih dari para penentang presiden.

Sementara di al-Qaboun, pertempuran sengit antara tentara dan para penentang masih terus berlanjut. Sementara tentara berhasil mengamankan gedung-gedung kota dan sekolah-sekolah. Beberapa bangunan perumahan juga berhasil dibersihkan dari elemen takfiri.

Sebelumnya, pada 13 Juli lalu, pasukan Suriah menguasai zona industri di al-Qboun yang menghubungkan dengan Jobar. [mad]

 

Komentar Anda
Komentar facebook