Anas: PPI Bukan untuk Serang Demokrat

"Ini gerakan anti berdiam diri, tanpa menimbulkan kebencian. Ini gerakan anti kemarahan atau permusuhan,"
Minggu , 15 Sep 2013 17:15 WIB
  
  
A+ | Reset | A-

Skalanews - Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) dibentuk, bukan untuk dijadikan sebagai alat serang bagi Partai Demokrat dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) di tahun 2014 mendatang.

Demikian ditegaskan oleh mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, yang juga bertindak sebagai penggagas Ormas PPI tersebut, dalam deklarasi yang dilaksanakan di kediamannya, Jalan Teluk Langsa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (15/9).

Anas juga menyatakan, bahwa Ormas PPI ini bukan merupakan ancaman untuk partai politik (Parpol) manapun. Ormas PPI, tegas Anas, murni didirikan sebagai bentuk gerakan yang difokuskan pada bidang kebudayaan.

"Bukan dimaksudkan menggerogoti siapa-siapa. Ini gerakan ikhtiar untuk memajukan harmoni sosial dalam kemajemukan Bhineka Tunggal Ika. Ini gerakan anti berdiam diri, tanpa menimbulkan kebencian. Ini gerakan anti kemarahan atau permusuhan," katanya.

Anas justru menyatakan bahwa siapa saja boleh masuk menjadi anggota Ormas PPI ini, termasuk yang saat ini masih menjadi kader Partai Demokrat. Sebab Ormas PPI dikatakan tidak melihat latar belakang orang-orang yang ingin menjadi anggota itu.

"Ini Ormas terbuka. Dari Parpol apapun bisa masuk. Yang hadir disini latar belakangnya macam-macam, termasuk teman-teman di daerah yang selama ini sudah berkomunikasi. Latar belakang agamanya, suku, golongan, kelompoknya, itu berbeda-beda," kata dia.

Anas pun menegaskan, bahwa Ormas PPI bentukannya ini nantinya tidak akan menjelma menjadi sebuah Parpol baru. Sebab seperti tadi yang diutarakan, Ormas PPI ini hanya berfokus pada bidang kebudayaan dan pembangunan Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika.

"Ini kan 2013, 2019 jauh sekali. Partai ada banyak. PPI hanya berkhidmad di bidang budaya dan untuk membangun Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika, tetapi betul-betul sejati. Kalau partai itu di tempat lain. Ini diniatkan untuk Ormas," kata Anas.

Ketika ditanyakan perihal apakah Ormas PPI bentukannya ini ada kaitannya dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dimana dirinya pernah menjabat sebagai Ketua HMI, Anas juga menjawab tegas tidak ada hubungannya.

"Indonesia merah putih kan, kami menghimpun banyak aktifis, tentu ada yang dari HMI, PMII, IMM, PMKRI, GMKI GMNI, Pemuda Ansor, Pemuda Muhamadiyah. Jadi macam-macam ya. Jadi satu lah. Partai itu ada Demokrat, ada Golkar, ada PPP," katanya. (Risman Afrianda/buj)

Komentar facebook