Kejagung Periksa Dirjen Tanaman Pangan Kementan

Kamis , 24 Okt 2013 11:29 WIB
  
  
A+ | Reset | A-

Skalanews -  Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung periksa Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian, Udhoro Kasih Anggoro sebagai saksi atas kasus dugaan korupsi Pengadaan Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) Paket I senilai Rp 209,8 miliar.

"Mengagendakan pemeriksaan satu saksi yaitu Udhoro Kasih Anggoro selaku Direktur Jenderal Tanaman Pangan pada Kementerian Pertanian RI," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Setia Untung Arimuladi melalui pesan singkatnya, Kamis (24/10)

Diketahui penyidik telah menetapkan empat tersangka baru atas kasus ini diantaranya pejabat di Direktorat Tanaman Pangan Kementerian Pertanian.

Keempatnya yakni, Ketua Pokja inisial HAR, Pejabat Pembuat Komitmen inisial ZF, tim verifikasi teknis lapangan untuk daerah Jember Jawa Timur inisial S dan Staf Direktorat Aneka Kacang dan Umbi inisial AS.

"Penetapan tersangka berdasarkan surat perintah penyidikan No.106 sampai dengan 109/F.2/Fd.1/10/2013, tanggal 22 Oktober 2013," jelas Untung

Sebelumnya dalam kasus ini penyidik telah menetapkan dua orang tersangka yakni Direktur Utama PT Hidayah Nur Wahana, Sutrisno dan Direktur Produksi PT HNW, Mahfud Husodo.

Dugaan korupsi itu menurut jaksa, ada penyimpangan dalam penyaluran BLBU berupa padi lahan kering, padi hibrida, padi non hibrida, dan kedelai diduga tidak sesuai varietasnya, kurang volume dalam realisasinya serta beberapa pelaksanaan yang fiktif.

Proyek pengadaan benih itu akan ditebar untuk Paket I, yakni wilayah Aceh, Sumatra Barat, Bengkulu, Medan. Dari hasil penyelidikan ditemukan bukti permulaan yang cukup dan akan dikroscek ke lapangan pengadaan barang yang fiktif dan yang tidak sesuai dengan tender. (Frida Astuti/ mvw)

Komentar facebook