Presiden Rapat Kabinet Terbatas Bahas Kondisi Ekonomi

Dalam rapat yang dihadiri oleh para menteri bidang ekonomi tersebut, Presiden menerima paparan tentang kondisi perekonomian nasional. Termasuk nilai tukar rupiah atas dolar AS, yang tertekan dalam beberapa hari terakhir.
Senin , 02 Des 2013 15:11 WIB
  
  
A+ | Reset | A-

Skalanews -Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin pagi melangsungkan rapat kabinet terbatas bidang ekonomi di Istana Kepresidenan Cipanas, membahas perkembangan situasi ekonomi dalam negeri.

"Hari ini Presiden mulai pukul 10.00 WIB melangsungkan sidang kabinet terbatas bidang perekonomian," kata Juru bicara Presiden Julian Aldrin Pasha kepada wartawan di Istana Cipanas, Senin.

Julian mengatakan, dalam rapat yang dihadiri oleh para menteri bidang ekonomi tersebut, Presiden menerima paparan tentang kondisi perekonomian nasional. Termasuk nilai tukar rupiah atas dolar AS yang tertekan dalam beberapa hari terakhir.

"Beberapa hari terakhir ini kondisi perekonomian terus tertekan, disampaikan Menko Perekonomian. Ada dua kondisi yang menyebabkan hal ini terjadi. Pertama kondisi internal, yaitu defisit transaksi berjalan. Dan yang kedua, eksternal. Saat ini ada spekulasi The Fed akan mengeluarkan kebijakan tappering," kata Julian.

Julian menambahkan,"tadi sudah dilaporkan presiden langkah antasipasi bilamana tappering out diimplementasikan."

Ditambahkannya, Presiden selalu mengikuti perkembangan ekonomi dan mendapat laporan dari menteri, terkait atas perkembangannya setiap waktu, serta langkah antisipasi yang harus dilakukan.

Hingga pukul 14.00 WIB rapat masih berlangsung. (Ant/DS)

Komentar facebook