MK Tetapkan Pemilukada Kota Padang Dua Putaran

Senin , 16 Des 2013 19:00 WIB
  
  
A+ | Reset | A-

Skalanews - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Kepala dan Wakil Kepala Daerah Kota Padang 2013, yang dimohonkan pasangan nomor urut 2 M Ichlas El Qudsi-Januardi Sumka.

Putusan ini sekaligus menguatkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang menyatakan Kota Padang harus menggelar Pemilukada putaran dua, sebab tidak ada pasangan calon yang memeroleh suara lebih dari 30 persen.

"Menyatakan menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya," kata Ketua Majelis Hakim Konstitusi, Hamdan Zoelva saat membacakan amar putusannya di Gedung MK, Jakarta, Senin (16/12).

Mahkamah berpendapat, bahwa dalil-dalil Pemohon tidak dapat dibuktikan secara kuat. Sehingga, Mahkamah menimbang, alasan permohonan Pemohon tidak beralasan menurut hukum.

Terkait dengan dalil Pemohon yang menuding Pihak Terkait melakukan politik uang di beberapa TPS, yang dibuktikan dengan adanya praktik bersalaman dengan anggota KPPS TPS III, TPS V, dan TPS VII Kelurahan Koto Lalang, Mahkamah berpendapat, hal itu tidak beralasan menurut hukum.

"Mahkamah menyatakan praktik politik uang tidak dapat dibuktikan dan praktik bersalaman di TPS bukan merupakan bentuk pelanggaran pemilu," ujar Maria.

Sebagaimana diketahui, PHPU Kota Padang 2013 ini dimohonkan oleh pasangan nomor urut 2 M Ichlas El Qudsi-Januardi Sumka. Mereka mendalilkan telah terjadi pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif dalam Pemilukada Kota Padang 2013.

Pemilukada Kota Padang sendiri ditetapkan KPU berlangsung 2 putaran. Itu dilakukan karena tidak satu pun pasangan calon yang memeroleh suara 30 persen.

Mereka yang berhak maju pada putaran kedua adalah pasangan Mahyeldi-Emzalmi dengan perolehan 92.218 suara atau 29,46 persen dan pasangan Desri Ayunda-James Helyward dari jalur perseorangan dengan perolehan 59.845 suara atau 19,11 persen.

Sementara pasangan nomor urut 2 Mohammad Ichlas El Qudsi-Januardi mendapat 48.704 suara atau 15,55 persen, dan pasangan nomor urut 1 Emma Yohanna-Wahyu Irama Putra mendapat 25.599 suara atau 8,17 persen.(Deddi Bayu/buj)

Komentar facebook