Gerindra Bantah Sindiran PDIP Terkait Alokasi APBN Rp1 Miliar per Desa

Kamis , 13 Mar 2014 13:06 WIB
  
  
A+ | Reset | A-

Skalanews - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon,  membantah sindiran PDI Perjuangan yang dianggap mengklaim perjuangan disahkannya UU Desa sehingga tiap desa mendapatkan bantuan Rp1 miliar pertahun adalah perjuangan Partai Gerindra.

"Itu bukan klaim itu kenyataan. Kita sudah perjuangkan itu sebelum UU Desa disahkan oleh DPR RI," kata Fadli Zon usai acara menghadiri acara Peluncuran Album Video Clip "Pilih Gerindra, Pilih Prabowo & Indonesia Jaya" di Gerindra Media Center, Jakarta, Kamis (13/3).

Program Gerindra tersebut, tegas Fadli Zon merupakan hasil koordinasi dengan berbagai organisasi kepala daerah di Indonesia sejak lama. Dan program ini merupakan masukan dari para kepala desa dengan kondisinya.

"Kita bahkan sudah MoU mengenai anggaran Rp1 miliar sejak tahun 2006. Kita MOU diantaranya dengan Apdesi dan Parade Nusantara," ungkapnya.

Dia menerangkan, dalam kesempatan pertemuan dengan organisasi kepala desa itu, kesepakatan angka Rp1 Miliar perdesa dirumuskan. Besaran ini berdasarkan kebutuhan untuk mengenjok perekonomian desa dengan segala infrastrukturnya.

Menurut Fadli Zon, apa yang dilakukan saat ini oleh Gerindra baginya bukanlah klaim seperti yang banyak dikatakan partai lain. Ini langkah kongkrit dari perjanjian lama yang tertunda.

"Kita konsisten. PDIP dan partai lain ga perlu kebakaran jenggot. Kita tidak mengklaim seperti apa yang mereka katakan," katanya.

Sebelumnya, anggota DPR Komisi XI dari Fraksi Partai Gerindra, Sadar Subagyo, mengatakan pengalokasikan dana APBN minimal Rp1 miliar per desa per tahun, dan langsung ke desa untuk program pembangunan pedesaan dan membangun infrastruktur untuk rakyat merupakan ide yang sudah ditelurkan oleh Prabowo pada tahun 2008, jauh sebelum UU desa saat ini dibuat. (Deddi Bayu/day)

Komentar facebook