Investor Polandia Akan Bangun Smelter di Gunung Kobar Maluku

Sabtu , 29 Mar 2014 13:39 WIB
  
  
A+ | Reset | A-

Skalanews -Investor asal Polandia berencana akan membangun industri pengolah nikel atau smelter di kawasan Gunung Kobar, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Maluku Martha Nanlohy ketika dikonfirmasi, Sabtu (29/3), mengatakan, kawasan Gunung Kobar merupakan lokasi penambangan nikel yang sudah saatnya dibangun smelter sesuai undang-undang maupun peraturan pemerintah.

"Investor asal Polandia tersebut, sedang mengurus izin pembangunan smelter yang berkapasitas 20 ribu ton," ujar Martha.

Dia mengemukakan, izin tersebut diproses di Badan Penanaman Modal(BPM) Maluku.

"Saya dinformasikan investasi untuk pembangunan smelter dan fasilitas pendukung lainnya diperkirakan menyerap anggaran Rp2,8 triliun," kata Martha.

Bupati Seram Bagian Barat Jakobus Puttileihalat mengatakan, nikel yang dihasilkan akan langsung dibersihkan menjadi sponge iron untuk dilanjutkan pada fase ekspor.

"Smelter tersebut bila rampung, merupakan pertama di Maluku dengan rencana pembangunanya dua tahun," ujarnya.

Fasilitas lainnya yang segera dibangun adalah listrik dengan kapasitas 200 mega watt (MW) sebagai fasilitas hilirisasi tambang.

Cadangan nikel di kabupaten itu berdasarkan hasil eksplorasi diprakirakan sebanyak 100 juta ton.

Seram Bagian Barat telah melakukan ekspor perdana nikel dalam bentuk bahan mentah pada 11 Januari 2014, dengan tujuan ekspor China sebanyak 20.000 ton dari rencana 50.000 ton. (Ant/DS)

Komentar facebook