Lewat Puisi Fadli Zon Kembali 'Sentil' Jokowi

"Ditujukan bagi seseorang yang telah berjanji kepada rakyatnya,"
Senin , 31 Mar 2014 19:21 WIB
  
  
A+ | Reset | A-

Skalanews - Kampanye dengan berbalas puisi atau pantun antar partai merupakan politik santun dan sangat positif.
Budaya berbalas sindiran melalui kata-kata indah seharusnya diterapkan di negeri ini.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Parta Gerindra, Fadli Zon terkait dengan puisinya yang amat kentara menyoal kepemimpinan lima tahun Joko Widodo (Jokowi) di ibu kota DKI Jakarta.

"Ditujukan bagi seseorang yang telah berjanji kepada rakyatnya," kata Fadli di Jakarta, Senin (31/3).

Sah-sah saja, lanjut Fadly jika menyindir dan mengkritik lawan politik asal santun. Ia pun menegaskan, partainya tidak melakukan attacking (perlawanan) terhadap parpol lain dan calon presiden lain.

Berikut puisi Fadly Zon yang menyindir kepemimpinan Jokowi di Jakarta:

Sandiwara
Kau berjanji atas nama Tuhan
Di bawah sumpah kitab suci Al Quran
Kau bilang lima tahun pengabdian
Melayani warga penuh kesungguhan

Kau berjanji di hadapan rakyat
Disaksikan berjuta mata dan telinga
Kau bilang setia memegang amanat
Menyelesaikan masalah berat ibukota

Kini semua sirna sudah
Janji dan sumpah menjadi sampah
Kata-kata kehilangan makna
Tong kosong nyaring bunyinya

Kau berjanji pada rakyat
Di tengah upacara khidmat
Tuhan hadir di sana
Ternyata kau hanya bersandiwara

Fadli Zon, 31 Maret 2014

(Deddi Bayu/bus)

Komentar facebook