Jumat, 24 November 2017 | 22:04 WIB
Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak melemah 40 poin ke posisi Rp8.975 dibanding sebelumnya Rp8.935.
IHSG Dibuka Terkoreksi, Rupiah Pun Ikut-ikutan Tertekan
Kamis, 3 November 2011 | 10:38 WIB
Ilustrasi -
Skalanews - Mengalami koreksi. Itulah kondisi yang mengawali pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (3/11) pagi.

Kondisi yang kurang lebih sama juga terjadi pada rupiah. Nilai tukarnya terhadap dolar AS tertekan. Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak melemah 40 poin ke posisi Rp8.975 dibanding sebelumnya Rp8.935.

Sedangkan, IHSG BEI dibuka turun 30,83 poin atau 0,82 persen ke posisi 3.732,35. Indeks 45 saham unggulan (LQ45) turun 7,66 poin atau 1,14 persen ke posisi 663,43 poin.

Dari seluruh saham pada awal perdaganan di BEI, tercatat hanya empat saham yang naik, sementara yang melemah jauh lebih banyak, yakni sebesar 66 saham dan yang tidak bergerak sahamnya sebanyak 14.

Frekuensi transaksi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.441 kali, dengan volume perdagangan mencapai 32 juta lembar saham senilai Rp62,349 miliar.

Bursa regional diantaranya indeks Hang Seng melemah 443,91 poin (2,25 persen) ke level 19.291,95, indeks Nikkei-225 turun 195,10 poin (2,21 persen) ke level 8.640,42 dan Straits Times melemah 39,84 poin (1,40 persen) ke level 2.795,15. [mad]