Jumat, 24 November 2017 | 22:04 WIB
"Ini dinamika jangka pendek, karena secara fundamental rupiah kita masih kuat. Untuk fiskal, defisitnya saja masih kecil jadi tidak ada alasan rupiah tertekan."
BI Yakin Rupiah di Posisi Aman
Jumat, 4 November 2011 | 08:41 WIB
Bank Indonesia -
Skalanews - Directory of Economic Research and Monetary Policy Bank Indonesia (BI), Darsono, mengungkapkan bahwa pihaknya optimistis posisi nilai tukar rupiah masih dalam kondisi aman. Mengingat secara fundamental Indonesia memiliki ekonomi yang kuat dan kondusif.

Penurunan nilai tukar rupiah yang sempat terjadi, jika dibandingkan terhadap dolar AS, menurut dia, merupakan dinamika jangka pendek. "Ini dinamika jangka pendek, karena secara fundamental rupiah kita masih kuat. Untuk fiskal, defisitnya saja masih kecil jadi tidak ada alasan rupiah tertekan," ujarnya di Jakarta, Kamis (3/11).

Karena itu, Darsono, mengatakan, pihaknya ke depan mengaku optimistis dapat terus menjaga nilai tukar rupiah di level aman. Seperti diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, Kamis (3/11), kembali melemah.

Dolar sempat menembus Rp9.000 akibat sentimen ketidakpastian penyelamatan krisis utang Eropa. Posisi rupiah ini merupakan yang terendah dalam satu bulan terakhir, setelah sepanjang bulan lalu Bank Indonesia berhasil menjaga dolar di bawah Rp9.000.

"Melemahnya rupiah karena adanya sentimen negatif Eropa," katanya menandaskan. [mad]