Jumat, 24 November 2017 | 22:03 WIB
Dari 40 ribu ton garam impor yang disegel, hanya sekitar 20 ribuan ton saja yang masuk dan sisanya akan dimusnahkan dengan syarat tertentu. Pokoknya impor garam akan distop
Hore...Pemerintah Tidak Akan Impor Garam Lagi
Kamis, 8 September 2011 | 06:54 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad [foto-industrialpost]] -
Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad mengungkapkan pemerintah akan merilis garam impor yang selama ini sempat disegel. Garam impor yang sempat disegel itu totalnya mencapai lebih dar 40 ribu ton. Namun, hanya sekitar 20 ribu ton yang boleh masuk Indonesia sedangkan sisanya akan dimusnahkan.

"Yang boleh masuk ada sekitar 20 ribuan ton, sekitar segitu. Prinsipnya stop dengan impor-impor, itu saja," kata Fadel, di kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (7/9).

Fadel menjelaskan garam-garam impor yang akan dirilis itu merupakan milik importir garam yang punya izin sesuai jadwal pemasukan garam impor, sebanyak dua perusahaan. Salah satunya ada di Medan, Sumatera Utara. Sementara garam-garam impor yang sudah disegel serta tak memenuhi syarat batas waktu pengiriman impor akan dimusnahkan.

"Pokoknya kita tidak akan impor lagi, sudah selesai semuanya dan dengan demikian tak ada kisruh lagi. Sehingga garam tidak boleh impor, produksi garam itu bisa kita produksi sendiri," katanya yakin.

Menurutnya, akibat besarnya jumlah garam impor ini menyebabkan tidak terserapnya garam produksi petani lokal. Untuk itulah diperlukannya upaya penyetopan impor garam tersebut. Selain itu, kebiasaan untuk menerapkan kebijakan impor juga harus dihentikan karena dikhawatirkan merembet pada komoditas lain.

"Jangan bilang kurang kualitas, garam rakyat kita bisa perbaiki supaya garam bagus," lanjutnya.

Fadel menambahkan setelah penyetopan impor garam itu pihaknya akan berfokus pada program peningkatan produksi garam rakyat. Rencananya anggaran peningkatan produksi garam tahun ini yang sebesar Rp96 miliar akan ditambah. Tahun depan ditargetkan anggaran peningkatan produksi garam rakyat akan mencapai Rp150 miliar. (wah)