Jumat, 24 November 2017 | 22:02 WIB
JIS Geram KPAI Sebut Guru Terlibat, Asrorun: KPAI Mempunyai Mandat
Selasa, 10 Juni 2014 | 16:04 WIB
Jakarta International School - [ist]

Skalanews - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Asrorun Ni'am Sholeh, menanggapi santai langkah Jakarta International School (JIS) yang akan mempersoalkan pernyataan KPAI tentang adanya guru di JIS yang terlibat dalam kasus kejahatan seksual.

"Saya kira itu bagian dari persepsi," cetus Asrorun di Gedung Bhayangkari, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (10/6).

Dijelaskan Asrorun, sesuai Undang Undang Perlindungan Anak No 23 Tahun 2002, KPAI memiliki mandat khusus yaitu pemantauan dan pengawasan.

Khusus untuk kasus kejahatan seksual di JIS, KPAI sendiri bertugas menangani para korban yang masih dibawah umur. Sedangkan untuk proses hukum para pelaku ditangani Polda Metro Jaya dan dipantau juga diawasi oleh KPAI.

"Bisa jadi terkait kasus masalah hukum semua tak terpuaskan, bisa jadi KPAI dinilai lamban untuk memberikan pengawasan dan pemantauan, tapi disisi lain mungkin orang yang merasa tidak enjoy kemudian melihat KPAI berpihak,"pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya JIS geram dengan pernyataan KPAI yang menyebutkan adanya keterlibatan guru dalam kasus kejahatan seksual yang menimpa murid di JIS. Kuasa hukum JIS, Harry Pontoh menegaskan kabar itu tidaklah benar.

"Tuduhan itu dikeluarkan oleh KPAI dan JIS meyakini hal itu tidak terjadi, karena kami sebelumnya sudah melakukan investigasi internal," tegas Harry saat jumpa pers di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (9/6) kemarin. (Frida Astuti/day)