Sabtu, 18 November 2017 | 06:08 WIB
Internasional
"Dua belas warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, tewas dalam serangan jet tempur Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang menarget dua rumah penduduk."
Bocah dan Perempuan Afghanistan Tewas Diserang Jet Tempur AS
Rabu, 13 Juli 2011 | 09:25 WIB
Jet Tempur AS -
Serangan udara AS di Afghanistan timur menewaskan sedikitnya 16 warga yang mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak. Demikian disampaikan para pejabat setempat yang dikutip dari PressTV, Selasa (12/7).

Serangan udara itu menarget permukiman penduduk di Logar Azra. Kepala polisi setempat kepada Kantor Berita AFP mengatakan, "dua belas warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, tewas dalam serangan jet tempur Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang menarget dua rumah penduduk."

Pejabat itu juga mengatakan bahwa mayat empat militan Taliban ditemukan di reruntuhan rumah akibat serangan tersebut. Pekan lalu, kematian dua anak dalam serangan udara pimpinan AS memicu demonstrasi di Afghanistan selatan. Sementara itu, NATO menyatakan sedang menyelidiki insiden itu.

Presiden Hamid Karzai berulang kali mengutuk serangan terhadap warga sipil, dan mengatakan, "NATO harus berhenti mencari tersangka teroris di wilayah pemukiman Afghanistan."

Ratusan warga sipil tewas dalam serangan udara pimpinan AS dan operasi darat di berbagai bagian Afghanistan, beberapa bulan terakhir ini. AS memimpin invasi ke Afghanistan pada 2001 dengan tujuan menggulingkan rezim Taliban dan memberangus kelompok radikal itu. Sepuluh tahun kemudian, AS telah memperluas perang Afghanistan ke Pakistan dan menghadapi pertumbuhan Taliban dan unsur-unsurnya di kedua negara tersebut.

Belum lama ini, Presiden Barack Obama mengumumkan penarikan 30.000 anggota pasukan hingga 2012. Sementara saat ini, jumlah pasukan Amerika di Afghanistan hampir mencapai 100.000 orang. Di akhir masa pemerintahan Presiden George W. Bush, jumlahnya hanya 34.000 tentara. [mad]