Jumat, 15 Desember 2017 | 18:59 WIB
Internasional
"Semua teroris tewas. Ada enam teroris di gedung yang semuanya tewas."
Serangan Kedubes AS di Afghanistan Berlangsung 19 Jam
Rabu, 14 September 2011 | 22:25 WIB
Pengamanan pasukan AS di sekitar Kedubes AS di Kabul [foto-AFP] -
Kementerian Dalam Negeri Afghanistan menyatakan bahwa baku senjata di sekitar kedutaan besar AS berlangsung selama 19 jam. "Semua teroris tewas. Ada enam teroris di gedung yang semuanya tewas," kata Siddiq Shiddiqi, sorang juru bicara Kementerian Dalam Negeri yang dikutip Kantor Berita AFP, Rabu (14/9).

Pejabat itu mengatakan, korban tewas dalam serangan tersebut berjumlah 14 orang. Dikatakannya, tiga petugas keamanan tewas dalam serangan yang dimulai sejak kemarin Selasa (13/9).

Sebelumnya, pimpinan Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) yang berafiliasi dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengumumkan, 11 warga Afghanistan, termasuk tiga anak, tewas.

"11 orang termasuk tiga anak, tewas dan 19 lainnya terluka," kata juru bicara ISAF Letnan Kolonel Jimmie Cummings.

"Kami juga memiliki enam (ISAF) terluka dalam aksi sejak kemarin. Tiga dari mereka adalah tentara AS," tambah Letkol Cummings.

Kemarin, Taliban telah menembakkan roket terhadap kedutaan AS dan markas NATO di Kabul. Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Dikatakannya, militan Taliban yang bersenjatakan roket telah mengambil posisi di sebuah gedung tinggi di Kabul, untuk menyerang gedung-gedung pemerintah. [mad/PressTV]