Sabtu, 18 November 2017 | 06:05 WIB
Polres Bogor Kerahkan 645 Personel Amankan Pelantikan
Senin, 20 Oktober 2014 | 00:04 WIB
-

Skalanews - Kepolisian Resor Bogor Kabupaten turut membantu pengamanan hari pelantikan Presiden dan Wakil Presiden dengan mengerahkan sekitar 645 personel gabungan.

Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena menyatakan jajaran Polres Bogor telah melaksanakan gelar pasukan untuk pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden pada Senin (20/10).

"Personel dilakukan untuk pengamanan dengan melakukan penyekatan di sembilan titik termasuk pintu masuk menuju Jakarta, jalan toll dan jalan arteri," kata AKP Ita, disela-sela gelar pasukan persiapan pengamanan pelantikan presiden di Mako Polres Bogor, Cibinong, Minggu.

Ita mengatakan seluruh personel akan dikerahkan di sejumlah titik, dan pintu masuk menuju Jakarta dengan melakukan penyekatan di sejumlah ruas jalan dan tol.

Personel akan disiagakan di setiap pintu masuk tol mulai Senin pagi besok dengan jumlah disesuaikan dengan tingkat kerawanan wilayah tersebut, seperti di wilayah Gunung Putri dan Cikeas.

"Pengamanan diterapkan seperti pengamanan kontinjensi saat pengumuman putusan MK, serta pelantikan DPR RI. Kita lakukan penyekatan mengantisipasi mobilisasi masyarakat yang akan ke Jakarta," kata AKP Ita.

Sejumlah personel gabungan yang terlibat dalam pengamanan pelantikan seperti TNI, Satpol PP, DLLAJ, dibantu Brimob Polda Jawa Barat. Personel juga diperkuat dengan meriam air serta anjing pelacak.

Selain Polres Bogor Kabupaten, pengamanan serupa juga diberlakukan oleh jajaran Polres Bogor Kota yang melakukan pengamanan di sejumlah titik seperti gerbang Tol Jagorawi, Tol BORR, Tol Ciawi dan jalan perbatasan menuju Kabupaten Bogor dan Jakarta.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Jawa Barat juga ikut melakukan pengawalan pelantikan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla dengan mengerahkan 1.500 personel serta penyekatan jalan di sejumlah daerah yang menuju Jakarta.

Kapolda menjelaskan, sebanyak 1.500 personel kepolisian Daerah Jawa Barat disiagakan untuk mengawal pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Senin (20/10) mendatang.

Sebanyak 300 Satuan Brimob dilibatkan dalam pelantikan di Gedung MPR Senayan dan 1.200 disiagakan di ruas jalan menuju Jakarta yakni Kota dan Kabupaten Bogor, Bandung, Purwakarta, dan Kerawang.

"Satuan Brimob berjumlah 300 orang sudah kita tempatkan di Jakarta sejak Kamis kemarin," kata Kapolda.

Menurut Kapolda, secara bertahap 1.200 personel lainnya akan disebar di 24 titik ruas jalan yang berhubungan langsung dengan akses menuju Ibu Kota Jakarta.

"Satu hari menjelang pelantikan personel sudah berada di 24 titik ruas jalan, dan pada hari pelantikan seluruh personel sudah dalam posisi siaga," kata Kapolda.

Kapolda mengatakan, upaya penyekatan dilakukan guna mengantisipasi pergerakan massa menuju Jakarta pada hari pelantikan, mengingat saat ini Polda Jawa Barat telah menerima 600 izin massa yang ingin melakukan perjalanan ke Jakarta.

"Ada sekitar 600 orang dari beberapa titik di Jawa Barat ingin melakukan perjalanan ke Jakarta," kata Kapolda.

Selain menempatkan personel, lanjut Kapolda, pihaknya juga telah melakukan pertemuan dengan sejumlah pimpinan daerah di Jawa barat guna menghimbau agar masyarakat tidak melakukan perjalanan ke Jakarta untuk menghadiri pelantikan presiden ke tujuh di Jakarta.

"Kami menghimbau pemerintah daerah mengingatkan warganya untuk tidak terfokus menyaksikan pelantikan di Jakarta, cukup lakukan di daerah masing-masing, misalnya dengan mengadakan syukuran bersama," kata Kapolda. (ant/mar)