Selasa, 24 Oktober 2017 | 14:39 WIB
Hasil survei itu memacu kita untuk lebih meningkatkan kinerja, kredibilitas, integritas kita. Sehingga pada akhirnya yakin dapat meningkatkan kepercayaan publik
Tak Dipercayai Publik, Kejagung Janji akan Koreksi Kinerja
Rabu, 2 November 2011 | 22:03 WIB
Wakil Jaksa Agung, Darmono [foto-ist] -
Skalanews - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengaku hasil survei Jaringan Suara Indonesia (JSI) yang menyatakan Kejagung sebagai lembaga penegak hukum yang tidak dipercaya masyarakat ini akan dijadikan koreksi bagi jajaran Korps Adhyaksa.

"Itu tentu bagian koreksi kita sehingga dengan adanya hasil survei itu memacu kita untuk lebih meningkatkan kinerja, kredibilitas, integritas kita. Sehingga pada akhirnya yakin dapat meningkatkan kepercayaan publik," tandas Wakil Jaksa Agung, Darmono kepada wartawan di Kejagung, Jakarta, Rabu (2/11) malam.

Darmono mengakui sampai saat ini institusinya tak terpuruk karena secara internal lembaga yang dipimpinnya telah melakukan reformasi birokrasi. Meskipun hasil survey menyebutkan kepuasaan masyarakat atas kinerja Kejagung sangat rendah.

"Saya tidak merasa terpuruk karena langkah perbaikan reformasi birokrasi sudah dilakukan. Perbaikan mulai dari kelembagaan, tata laksananya, standar operation procedur, perbaikan SDM," akuinya.

Meski demikian, Kejagung akan menerima hasil survei tersebut sebagai koreksi ke depan.

"Sebenarnya apa yang kita lakukan perbaikan maksimal. Termasuk perbaikan integritas. Tapi kalo masyarakat menilai belum maksimal kinerja kita. Kita terima itu bagian dari koreksi, supporting dan kecintaan masyarakat bahwa kita masih ada harapan kedepan," pungkasnya. (frida astuti/bus)