Selasa, 24 Oktober 2017 | 14:39 WIB
Tindakan pencegahan terhadap potensi penyimpangan penggunaan dana SEA Games
Proyek Pengadaan Barang SEA Games Dipantau Kejagung
Jumat, 4 November 2011 | 16:51 WIB
-
Skalanews - Proyek pengadaan barang-barang untuk pelaksanaan SEA Games XXVI tanggal 11-22 November 2011 di Palembang dan Jakarta, akan terus diawasi oleh Kejaksaan Agung.

"Kita melakukan pemantauan jika menemukan penyimpangan," kata Jaksa Agung, Basrief Arief, di Jakarta, Jumat (4/11).

Sebelumnya, anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Rohmani, mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan tindakan pencegahan terhadap potensi penyimpangan penggunaan dana SEA Games ke-26 tahun 2011.

Belajar dari kasus wisma atlet SEA Games di Jakabaring, Palembang, Rohmani meminta KPK untuk beperan aktif dalam menghindari tindak korupsi pada penunjukan langsung pengadaan barang dan jasa untuk kepentingan penyelenggaraan pesta olah raga se-Asia Tenggara itu.

"KPK harus menjalankan fungsi pencegahannya. Jangan sampai kasus wisma atlet terulang lagi, hanya karena ketiadaan pencegahan," kata legislator dari Fraksi PKS itu.

Ia mengemukakan bahwa kasus wisma atlet yang menggunakan cara lelang masih terjadi penyimpangan, apalagi penunjukan langsung, peluang korupsi terbuka lebar.

Untuk itu, dirinya mendorong KPK segera melakukan tindakan pencegahan karena dana APBN Perubahan untuk SEAG 2011 sudah keluar.

Rohmani menyesalkan Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora) yang belum transparan terkait penggunaan dana SEAG.

"Hingga hari ini Kemenpora belum menyampaikan proses penggunaan dana tersebut. Terutama pihak-pihak ketiga yang menjadi mitra pemerintah dalam penggunaan dana SEAG tersebut," tukasnya. (buj)