Sabtu, 18 November 2017 | 05:54 WIB
Politik
Tidak ada perwira tinggi yang mendukung Sri Mulyani.
Panglima TNI: Tidak Ada Perwira Tinggi yang Mendukung Sri Mulyani
Rabu, 20 Juli 2011 | 15:53 WIB
-
JAKARTA - Dalam pemilihan presiden dan wakil presiden pada 2014 mendatang, TNI dipastikan tidak akan mendukung salah satu calon. "TNI tidak dukung-mendukung. Itu namanya netralitas," kata Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono di Jakarta, Rabu (20/7).

Hal itu dikatakan Agus ketika ditanya Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat soal adanya perwira tinggi yang diprovokasi untuk mencalonkan Sri Mulyani oleh kedutaan asing usai menghadiri Rapat Kerja Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Kemendagri.

Terkait hal itu, ia menegaskan, tidak ada perwira tinggi yang mendukung Sri Mulyani. "Perwira kumpul adalah biasa. Apel pagi, kemudian apel siang. Kalau ada permintaan untuk mendukung, tidak akan kita ikuti," katanya.

Sebelumnya, Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat mengungkapkan adanya tawaran pihak asing melalui kedutaan untuk menaikkan Sri Mulyani menjadi tokoh nomor satu di Indonesia pada tahun 2014 mendatang.

Ketua PPAD Letjen Purnawirawan AD Soerjadi, Selasa (19/7), mengatakan tawaran itu disampaikan langsung oleh salah satu pihak kedutaan saat menemui sejumlah purnawirawan di Jakarta beberapa waktu lalu.

"Sekitar tiga minggu lalu, beberapa perwira tinggi diprovokasi untuk mencalonkan Sri Mulyani oleh kedutaan asing. Lalu ada embel-embelnya, nanti didampingi TNI," ujar Soerjadi.

Munculnya polemik tokoh di tahun 2014 dikarenakan kondisi Indonesia yang mengkhawatirkan. "Saat ini Indonesia membutuhkan pimpinan sebagai tokoh penyelamat. Rakyat sudah tidak sabar lagi menunggu 2014. Penyelenggaran kebangsaan menyimpang dari cita-cita kemerdekaan," ujar mantan Wakasad ini. [mad]