Sabtu, 16 Desember 2017 | 15:53 WIB
Ketum PSSI Larang Suporter dari Militer Masuk Stadion
Jumat, 13 Oktober 2017 | 13:10 WIB
Edy Rahmayadi -

Skalanews - Ketua Umum PSSI Letjend TNI Edy Rahmayadi mengambil tindakan tegas terkait insiden kerusuhan antara suporter Persita Tangerang dan PSMS Medan di Stadion Mini Persikabo, Bogor, Rabu (11/10). Akibat insiden itu, seorang suporter Persita bernama Banu Rusman harus meregang nyawa.

Edy, yang kini juga menjabat sebagai Pangkostrad TNI, mengakui dalam pertandingan tersebut yang menjadi bagian dari suporter PSMS terdapat anggotanya, yakni prajurit dari Divisi Kostrad Cilodong.

"Memang iya, itu kebanyakan dari Kostrad. Tetapi, ada masyarakat sipil juga. Untuk sementara ini, tidak saya izinkan prajurit-prajurit (suporter dari militer) ini masuk ke dalam stadion," kata Edy di Jakarta seperti dinukil dari Goal, Jumat (13/10).

"Kami sangat prihatin dan menyayangkan peristiwa ini. Kami juga ikut berduka dan menyampaikan rasa simpati kami untuk keluarga korban," tambahnya.

Jenderal bintang tiga ini menegaskan bakal mencari tahu penyebab kerusuhan ini. Tak hanya itu, ia juga akan menindak tegas pelakunya.

"Karena yang saya tahu sementara ini, sebelum kerusuhan suporter yang di sana melempari suporter prajurit. Ada 15 prajurit kepalanya bocor-bocor. Sepak bola seharusnya menjadi sebuah hiburan," tandasnya.(dbs)


  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar