Jumat, 15 Desember 2017 | 19:12 WIB
Luis Milla Puji Mental Timnas Indonesia
Kamis, 7 Desember 2017 | 05:40 WIB
Luis Milla - [ist]

Skalanews - Timnas Indonesia hanya menjadi runner-up Aceh World Solidarity Cup (AWSC) 2017 usai ditundukkan Kyrgyzstan 0-1 di stadion Harapan Bangsa, Aceh (6/12).

Evan Dimas Damas dan kawan-kawan mengantongi enam poin dari tiga laga. Sedangkan Kyrgyzstan mengoleksi sembilan poin.

Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla mengatakan dirinya mendapat banyak pelajaran dari Kyrgyzstan. "Kyrgyzstan bermain sangat kompetitif. Mereka punya pemain yang sangat tangguh di areanya, tinggi besar dan bertahan sangat baik. Ketika menyerang mereka bisa melukai kita. Kami menghadapi lawan yang kuat dan ketika menghadapi lawan yang seperti ini kita harus mencari solusi yang lebih cepat," ujar Milla usai laga.

Tapi, Milla menyatakan permainan anak asuhnya tidak kalah dengan tim lawan. "Dalam beberapa kesempatan kita bisa menyerang mereka, tetapi tidak bisa terjadi gol. Tetapi di sini konklusinya adalah positif. Kita masih harus terus belajar lagi," ujarnya.

Milla juga memuji mentalitas anak asuhnya yang tetap mencoba segala cara di sisa waktu yang ada. Meski hasilnya tetap tidak sesuai harapan. "Tadi kita melakukan dua pergantian ofensif, kita mencoba untuk menekan dan disitulah saya rasa mental mereka sangat kuat. Mereka pantang menyerah mereka dan tidak ada satu pemain pun yang saya lihat di lapangan, menurunkan tangannya atau menyerah. Sampai detik akhir kita selalu percaya kita bisa memenangkan pertandingan," imbuhnya.

"Saya senang dari pertandingan hari ini kita mendapatkan banyak analisis (kekurangan) karena ini seperti laga final ada tekanan di sana. Saya merasa kita melakukan turnamen yang sangat bagus. Kita sudah mendapatkan apa yang kita inginkan dari pemain," pungkasnya. (day)


  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar