Sabtu, 25 November 2017 | 08:47 WIB
Jonatan Christie Langsung Ketemu Lawan Berat di China Open
Selasa, 14 November 2017 | 00:40 WIB
Jonatan Christie - [ist]

Skalanews - Jonatan Christie langsung bertemu lawan berat di babak pertama China Open Super Series Premier 2017. Tunggal putra Indonesia itu harus bertemu jagoan tuan rumah, Lin Dan, Selasa (14/11).

Dilihat dari rekor pertemuan, Jonatan masih tertinggal 1-3 dari Lin Dan. Dalam pertemuan terakhir di Autralian Open 2017 lalu, Jonatan kalah dua game langsung dengan 14-21 dan 19-21.

"Kalau persiapannya sudah oke. Dari segi teknik, fisik segala macam sudah oke. Tetapi kalau untuk ketemu Lin Dan atau siapapun, harus tetap optimistis dulu. Di samping kita perlu lihat dan pelajari style permainan Lin Dan. Apalagi dia tuan rumah, jadi tidak gampang," kata pelatih kepala tunggal putra PBSI Hendry Saputra di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, Tiongkok, Senin (13/11).

"Rekornya bagus, standarnya juga bagus. Jadi mesti balik ke Jonatan lagi, harus lebih percaya diri. Bukan menjadi beban, tapi menjadi kesempatan. Ini perlu perjuangan, tapi saya optimistis, minimal dia bisa melewati dengan cara berpikirnya, strategi bermain, bukan dari menang kalahnya," tambah Hendry.

Meski begitu, Hendry tidak menampik jika Jonatan masih memiliki peluang untuk menang. Asalkan anak didiknya tersebut bisa tampil bagus menghadapi Lin Dan.

"Untuk Jonatan kalau main normal peluangnya fifty-fifty, untuk menangnya nggak gampang. Tapi kalau dia bisa main bagus, kemungkinan besar untuk menang ada. Selalu harus tetap optimis. Turnamen di Tiongkok dan Hong Kong ini termasuk ujian buat mereka," ujar Hendry.

"Jonatan harus lebih safe dan ulet, ini penting. Supaya kemudian bisa mengatur strategi permainannya di lapangan. Persiapannya yang maksimal ada delapan hari. Harus cukup, mau tidak mau."

Sementara itu, Anthony Sinisuka Ginting bertemu dengan Ng Ka Long Angus dari Hongkong. Rekor pertemuan Anthony dengan Ng saat ini tertinggal tipis 2-3. Namun, pada pertamuan terakhirnya di Korea Open 2017, Anthony menang dua game langsung dengan 21-18 dan 21-18.

"Kalau Anthony ketemu Ng Ka Long, rekornya menang kalah. Ini semua dikembalikan kepada kepercayaan dirinya. Dari kemarin di Prancis, Anthony sempat kena cedera, tapi sekarang sudah jauh lebih baik. Mudah-mudahan nanti mainnya bisa lebih jelas, dengan kondisi sekarang dan situasi yang nggak sama. Karena ini baru pertama kali ia turun di China Open. Biasanya kalau pertama-tama masih terganggu dari segi mental," jelas Hendry.

China Open Super Series Premier 2017 berlangsung pada 14-19 November 2017 di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, Tiongkok. Turnamen ini memperebutkan total hadiah sebesar US$ 700 ribu. [day]


  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar