Sabtu, 18 November 2017 | 06:04 WIB
IPO Panca Budi di Kisaran Harga Rp810-Rp1.160 per Saham
Rabu, 1 November 2017 | 08:02 WIB
ilustrasi -

Skalanews - Perusahaan bidang produksi barang plastik kemasan, PT Panca Budi Idaman Tbk akan melepas sebagian sahamnya ke publik melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) di kisaran harga Rp810-Rp1.160 per saham.

Direktur Utama Panca Budi Idaman Tbk, Djonny Taslim di Jakarta, Selasa (31/10) mengatakan bahwa jumlah saham yang akan ditawarkan ke publik sebanyak-banyaknya 738.806.000 saham atau 33 persen dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

"Kami optimistis saham yang ditawarkan ke publik itu akan diminati investor karena kami merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang memiliki merek pada produk jadi kantongan plastik, dan memperoleh sertikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia pada tahun 2013 lalu," paparnya.

Rencananya, ia mengemukakan bahwa sekitar 70 persen dana yang diperoleh dari IPO itu akan digunakan untuk ekspansi usaha yang meliputi penambahan mesin sekitar 25 persen dan penambahan pabrik dan fasilitas distribusi dalam rangka perluasan area pemasaran.

Sisanya, lanjut dia, sekitar 30 persen akan digunakan untuk modal kerja. Rencana operasional yang akan dibiayai yaitu kegiatan operasional pabrik yang berhubungan dengan produksi, diantaranya meliputi pembelian bahan baku dan pembayaran biaya lainnya yang dapat timbul sehubungan dengan kegiatan produksi perseroan.

Dalam aksi korporasi itu, perseroan menunjuk PT Bahana Sekuritas, PT BCA Sekuritas dan PT CIMB Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi. Perseroan menargetkan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 11 Desember 2017.

Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat mengatakan bahwa sepanjang tahun ini, terdapat 27 perusahaan yang telah melaksanakan IPO dan sahamnya resmi dicatatkan di BEI. Sementara dalam pipeline IPO terdapat 11 perusahaan.

"Diharapkan proses IPO perusahaan yang masuk dalam pipeline itu lancar sehingga target 35 perusahaan IPO tahun ini tercapai," katanya. (bus/antara)