Sabtu, 18 November 2017 | 06:04 WIB
Harga Beras Medium di Pasar Cipinang Stabil
Minggu, 5 November 2017 | 18:40 WIB
ilustrasi -

Skalanews - Harga beras medium di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta, menurun stabil dan terkendali di kisaran Rp8.050 sampai Rp8.100 per kilogram memasuki awal November 2017.

Kepala Food Station Cipinang Arief Prasetyo mengatakan sebelumnya harga beras medium pada Oktober sempat menyentuh Rp9.100 per kilogram.

"Harga beras medium masih stabil di kisaran Rp8.050 dengan pasokan per hari rata-rata 2.000 an ton," kata Arief melalui keterangan tertulis di situs Kementerian Pertanian, Jakarta, Sabtu (4/11).

Menurut data yang diperoleh dari pengelola Pasar Induk Beras Cipinang, beras yang masuk sekitar 2.000 ton per hari, yakni pada Rabu (1/11) sebanyak 2.763 ton dan Kamis (2/11) sebanyak 2.515 ton.

Salah satu pedagang beras Cipinang, Dewa Hidayat dari PT Dewa Tunggal mengatakan harga beras medium di tempatnya sekitar Rp7.800 sampai Rp7.900 di tingkat pedagang.

"Kalaupun dijual ke masyarakat masih bisa di harga Rp8.050 sampai Rp8.100, artinya tidak melebihi harga yang ditetapkan pemerintah," kata dia.

Ada pun stok beras saat ini sebesar 49 ribu ton masih dinilai aman dan hingga sepekan ke depan, Food Station akan mendorong Bulog mengirimkan 4.000 ton beras masuk ke Cipinang untuk menambah stok.

Harga beras medium diperkirakan tetap stabil karena masih adanya pasokan dari daerah, salah satunya Sragen yang saat ini memasuki musim panen cukup luas.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik mencatat beras menjadi salah satu komoditas setelah cabai yang mengalami kenaikan harga dan menjadi penyumbang inflasi sebesar 0,04 persen pada Oktober 2017.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menilai laju inflasi Oktober sebesar 0,01 persen terkendali karena pemberlakuan kebijakan harga eceran tertinggi (HET). (bus/antara)