Senin, 20 November 2017 | 00:34 WIB
Din Syamsuddin: Buni Yani Bukan Penebar Kebencian
Kamis, 24 November 2016 | 10:47 WIB
Din Syamsuddin -

Skalanews - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyatakan, tidak bersepakat dengan Polda Metro Jaya yang menetapkan Buni Yani sebagai tersangka.

Sebab, menurut mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini prilaku Buni Yani yang mengunggah video Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal Al-Maidah 51 tidak bisa dikategorikan sebagai penebar kebencian.

"Saya bukan membela, tapi itu kan bukan gara-gara postingan Buni Yani. Tapi karena omongannya Pak Ahok," kata Din di sela-sela Rakornas II MUI, di Ancol, Jakarta, Rabu (23/11) malam.

Din menegaskan, harusnya yang dipermasalahkan polisi bukan unggahan atau komentar Buni Yani di akun facebook, tetapi pangkal pemicunya, yakni pernyataan Ahok yang sudah jelas menistakan Agama.

"Kan sudah diputar (video) versi aslinya. Janganlah dijadikan tersangka, itu video tidak diubah kok, kan itu materi pokoknya," jelas Din.

Untuk itu, Din menegaskan, harusnya polisi fokus pada pangkal persoalan dalam hal ini perkataan Ahok yang menyinggung kesucian kitab suci umat Islam. Ia pun meminta kepolisian untuk berlaku adil dan profesional dalam menangani kasus penistaan agama Ahok.

"Jadi, jangan bicara akibatnya, kita harus cari sebabnya. Seperti rumah yang terbakar, kalau enggak dipadamkan bara apinya‎ ya akan terus terbakar, tidak ada kaitannya dengan komentar Buni Yani di facebook," ungkapnya.

Diketahui, sebelumnya penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan Buni Yani sebagai tersangka dalam kasus penyebaran video Ahok di media sosial facebook.(Bisma Rizal/dbs)


  
  
TERPOPULER
Index +