Jumat, 18 Agustus 2017 | 21:14 WIB
Soal Tuntutan Ahok, Jaksa Agung: Itu yang Dianggap Layak oleh JPU
Jumat, 21 April 2017 | 13:55 WIB
-

Skalanews - Jaksa Agung HM Prasetyo menilai tuntutan satu tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun yang dijatuhkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah layak.

"Itu yang dianggap layak dan patut oleh JPUnya. Tidak ada maksimal dan minimal ya," kata Prasetyo di gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (21/4).

Adapun hukuman percobaan diberikan ke Ahok karena yang terbukti hanyalah Pasal 156 KUHP. Sedangkan Pasal 156a KUHP tentang penodaan agama tak terbukti.

Diketahui JPU mendakwa Ahok dengan dakwaan alternatif yakni Pasal 156 a KUHP yang berbunyi, "Dipidana dengan pidana penjara selama-selamanya lima tahun barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penondaan terhadap suatu agama yang dianuti di Indonesia."

Lalu Pasal 156 KUHP yang berbunyi, "Barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia diancam pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak Rp4.500."

"Jaksa mengatakan bukan penistaan agama. Pasal 156 a huruf a itu dinyatakan tak terbukti. Yang terbukti adalah Pasal 156, "pungkas Prasetyo.(Frida Astuti/dbs)