Sabtu, 18 November 2017 | 05:58 WIB
Ahok Divonis 2 Tahun, HTI: Yang Penting Terbukti Menista Agama
Selasa, 9 Mei 2017 | 15:05 WIB
-

Skalanews - Vonis 2 tahun penjara yang dijatukan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama disambut baik oleh ormas Islam, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Dikatakan Juru bicara HTI, Muhammad Ismail Yusanto, meski hukumannya hanyalah 2 tahun, namun poin utamanya ialah, Ahok sudah terbukti menistakan agama yakni Surat Al-Maidah 51 sebagaimana Pasal 156 a KUHP.

"Bahwa hakim menyatakan ahok terbukti sah dan meyakinkan Pasal 156 a, terbukti menista agama, itu poin penting," kata Ismail di kantor DPP HTI, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (9/5).

Menurut Ismail, jika hakim tak menyatakan Ahok melakukan penistaan agama, maka dikhawatirkan ke depan akan semakin banyak kasus penistaan agama dan ini menjadi preseden buruk dalam kehidupan negara.

"Kami bersyukur Ahok disebutkan menista agama," sambungnya.

Soal vonis penjara 2 tahun yang dijatuhkan hakim, menurut Ismail, hukuman tersebut terlalu ringan. HTI sendiri memperkirakan Ahok akan divonis selama 5 tahun, hukuman maksimal dalam KUHP atas Pasal 156 a.

"Ya sudahlah itu memang begitu keadaan peradilan kita, tapi setidaknya tidak 1 tahun percobaan 2 tahun," imbuh Ismail menyinggung tuntutan Jaksa Penuntut Umum.(Frida Astuti/dbs)