Jumat, 24 November 2017 | 22:01 WIB
Ombudsman 'Campuri' Masalah Beras Maknyuss Karena Ada Kegaduhan
Kamis, 27 Juli 2017 | 17:17 WIB
Ombudsman - [deni hardimansyah/skalanews]

Skalanews - Wakil Ketua Ombudsman, Lely Pelitasari Soebekty mengatakan pihaknya masuk dalam persoalan beras yang menyeret PT Indo Beras Unggul (IBU) dikarenakan kasus yang diusut Satgas Pangan itu menimbulkan kegaduhan.

Diketahui kasus beras PT IBU menarik perhatian publik karena menyeret dua merek beras yang cukup terkenal yakni Maknyuss dan Ayam Jago.

"Kalau tidak timbulkan kegaduhan mungkin Ombudsman enggak akan masuk ke sini. Kami punya tanggung jawab ketika publik dirugikan secara image dan opini kemudian muncul kendala di lapangan," kata Lely di gedung Ombudsman, Jakarta, Kamis (27/7).

Disebut Lely, pengusutan kasus PT IBU mulai menimbulkan implikasi di masyarakat, seperti adanya laporan perusahaan penggilingan beras mulai takut berproduksi dan para pedagang mulai takut mengirimkan barang.

"Kalau dibiarkan akan menimbulkan efek ekonomi yang enggak sedikit. Bayangkan ada upaya mogok karena takut jual (beras-red) diatas Rp9.000 misalnya. Untuk antisipasi kita bergerak cepat," sambungnya.

Terkait kegaduhan proses hukum ini, Ombudsman diketahui hari ini mengundang jajaran Bareskrim Polri dan juga Satgas Pangan. Ombudsman juga sudah meminta keterangan langsung dari PT IBU. Klarifikasi dilakukan untuk mencari ada tidaknya maladministrasi yang dilakukan Polri dalam mengusut kasus ini.

"Kami Ombudsman beri tindakan korektif, mengusulkan, menyarankan tindakan korektif atas situasi ini. Tugas berikutnya kita laporkan ke Presiden, kita sampaikan hasilnya. Makan akan jadi keputusan presiden untuk langkah selanjutnya," pungkasnya.(Frida Astuti/dbs)