Sabtu, 25 November 2017 | 08:46 WIB
Buni Yani Tak Langsung Ditahan
Selasa, 14 November 2017 | 18:14 WIB
Buni Yani - [Deni Hardimansyah/Skalanews]

Skalanews - Meski menjatuhkan vonis 1 tahun 6 bulan penjara, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung tak langsung memerintahkan penahanan terhadap Buni Yani.

Diketahui Buni Yani terbukti melanggar UU ITE karena mengedit dan menyebarkan video pidato mantan Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Menimbang bahwa selama persidangan terdakwa tidak ditahan, tidak cukup alasan untuk ditahan, maka terdakwa tidak ditahan," ucap ketua majelis hakim M Sapto saat membacakan putusan dalam sidang yang digelar di di Gedung Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Selasa (14/11).

Mendengar putusan itu, Ketua tim penasihat hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian sempat mengonfirmasi ulang pernyataan hakim soal penahanan itu.

"Majelis hakim yang terhormat, karena tadi ribut, maaf saya mau konfirmasi karena saya tidak mendengar perintah apa pun untuk eksekusi, tidak ditahan bukan?" tanya Aldwin.

"Iya, iya," jawab hakim kembali memastikan.

Perbuatan Buni Yani dinilai memenuhi unsur Pasal 32 Ayat 1 dan Pasal 28 Ayat 2 UU ITE dengan melakukan ujaran kebencian dan mengedit isi video pidato Ahok.(Frida Astuti/dbs)