Sabtu, 25 November 2017 | 08:40 WIB
Polres Dharmasraya Dibakar, Propam Cari Dugaan Kelalaian
Selasa, 14 November 2017 | 20:26 WIB
Irjen Pol Setyo Wasisto - [Deni Hardimansyah/Skalanews]

Skalanews - Markas Polres Dharmasraya, Sumatera Barat diketahu dibakar oleh dua teroris pada Minggu (12/11) dini hari. Kini Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumatera Barat tengah mendalami dugaan kelalaian petugas dalam prosedur pengamanan.

"Sekarang sedang bekerja, melakukan audit bahwa pada saat terjadinya itu siapa-siapa yang bertugas," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Jakarta Selatan, Selasa (14/11).

Ditegaskan Setyo, siapapun yang bertanggung jawab pasti akan diminta keterangan sehingga nanti akan terlihat apalah telah terjadi pelanggaran prosedur atau tidak.

"Prosedur pengamanan markas dan personil sudah ada. Nanti akan dilihat siapa yg paling bertanggung jawab untuk itu," sambungnya.

Menurut Setyo kasus ini bukanlah hal baru. Sebelumnya Polda Metro Jaya juga sempat jadi sasaran teroris, namun berhasil digagalkan.

"Jadi sebenarnya polri sudah punya standar operasional prosedur bagaimana mengamankan markas, kantor, personil, dan kegiatan-kegiayan Polri di lapangan," rincinya.

Pembakaran tersebut diketahui petugas piket Polres Dharmasraya pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.45 WIB.

Petugas pemadam kebakaran datang dan berupaya memadamkan api. Disaat yang sama petugas melihat ada dua orang mencurigakan yang membawa busur panah dan menembakannya ke arah petugas.

Petugas kemudian melepaskan tembakan peringatan ke udara. Namun, kedua orang itu terus melakukan perlawanan. Hingga akhirnya petugas menembak kedua pelaku hingga tewas.(Frida Astuti/dbs)