Senin, 20 November 2017 | 00:28 WIB
Sektor Pariwisata Potensial Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Senin, 16 Oktober 2017 | 18:15 WIB
Mirza Adityaswara - [ist]

Skalanews - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara menilai, sektor pariwisata merupakan sektor yang potensial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan.

"Kontribusi pariwisata terhadap GDP Indonesia sendiri mencapai 1,9 persen. Jadi potensinya masih besar, seiring dengan makin meningkatnya jumlah wisatawan," ujar Mirza, saat Regional Investment Forum (RIF) 2017 di Padang, Senin (16/10).

Berdasarkan data The World Travel & Tourism Council (WTTC), kontribusi langsung sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di negara-negara yang menjadi tujuan pariwisata dunia, menunjukkan tren peningkatan.

Spanyol dan Singapura, yang masing-masing menempati urutan pertama dalam Travel & Tourism Competitiveness Index di Dunia dan ASEAN, kontribusi pariwisata terhadap PDB-nya masing-masing 5,3 persen dan 4,7 persen pada 2017.

Sementara itu, dari sisi kontribusi langsung terhadap kesempatan kerja sendiri juga baru mencapai 1,6 persen, di bawah Spanyol 4,8 persen dan Singapura 4,6 persen.

Sedangkan kontribusi pariwisata terhadap investasi pada tahun ini mencapai 14 miliar dolar AS, di bawah Spanyol 18,1 miliar dolar AS namun di atas Singapura 13,8 miliar dolar AS.

Menurut Mirza, sektor pariwisata akan terus berkembang mengingat prospek ekonomi makro juga kondusif dan stabil, serta didukung oleh perbaikan iklim investasi yang terus terjadi di Indonesia.

"Ini menjadi momentum yang tepat untuk mengundang para investor untuk berinvestasi di sektor yang mempunyai nilai tambah, termasuk sektor pariwisata. Diharapkan, hal ini dapat mendukung sustainabilitas ekonomi Indonesia ke depan," kata Mirza.

Ia menambahkan, promosi terkait potensi investasi di sektor pariwisata juga penting dilakukan, seperti pelaksanaan RIF di Padang saat ini.

Promosi tersebut, untuk meningkatkan investasi di sektor pariwisata sebagai upaya yang penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pendapatan devisa, dan menciptakan lapangan kerja.

"Bank Indonesia senantiasa siap untuk mendukung upaya-upaya Pemerintah, dalam rangka mendorong investasi di Indonesia," ujar Mirza. (ant/tat)


  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar