Jumat, 20 Oktober 2017 | 15:53 WIB
Korupsi
Saksi Kunci Kasus e-KTP Tewas, KPK: Penyidikan Jalan Terus
Jumat, 11 Agustus 2017 | 19:16 WIB
Febri Diansyah - [Deni Hardimanyah/Skalanews]

Skalanews - KPK membenarkan informasi kematian saksi kunci kasus dugaan korupsi proyek e-KTP Johannes Marliem di Los Angeles, Amerika Serikat.

"Saya dapat info bahwa benar yang bersangkutan Johannes Marliem meninggal dunia," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi wartawan, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (11/8).

Namun, Febri menambahkan, pihaknya belum mengetahui secara rinci seperti apa penyebab kematiannya. Apakah wajar atau tidak.

Namun, ia menegaskan, kematian Marliem tersebut tidak menganggu proses penyidikan dugaan skandal korupsi Rp2,3 triliun tersebut.

"Konteks perkara e-KTP penyidik punya bukti kuat jadi penyidikan jalan terus," tutur Febri.

Sementara itu, Ketua KPK Agus Rahardjo menyebutkan, sejak Kamis (11/8) kemarin pihaknya sudah mendapatkan informasi tersebut.

"Sudah kemarin (dapat kabar Johannes Marliem meninggal dunia), kita juga sedang cari kepastian," ucapnya.

Berdasarkan laporan  CBS Los Angeles, ada seorang pria bersenjata yang membarikade dirinya sendiri di dalam sebuah rumah di Beverly Grove. Dia ditemukan tewas pada Kamis (10/8) pagi waktu setempat dengan luka tembak.

Hal ini sebagaimana postingan di Instagram dari dengan akun mir_at_lgc. Dia menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Marliem.

Marliem merupakan provider produk Automated Finger Print Identification Sistem (AFIS) merek L-1 yang akan digunakan dalam proyek e-KTP. Dia disebut merupakan saksi kunci dalam kasus itu. (Bisma Rizal/bus)