Sabtu, 18 November 2017 | 06:02 WIB
Korupsi
KPK Bantah Tertibkan Sprindik Baru Untuk Setya Novanto
Senin, 6 November 2017 | 20:19 WIB
-

Skalanews - Juru Bicara KPK Febri Diansyah membantah pihaknya mengeluarkan surat perintah penyidikan (Sprindik) baru terhadap Ketua DPR RI Setya Novanto.

Febri menegaskan, pihaknya masih fokus atas lima orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi proyek e-KTP.

"Belum ada, kami masih fokus di lima orang dan juga perkuat konstruksi perkara disidangkan kita juga sedang mengajukan banyak saksi dan bukti-bukti," katanya di KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (6/11).

Dirinya juga menegaskan, tidak akan terburu-buru menetapkan kembali status tersangka terhadap Ketua Umum Partai Golkar itu. Sebagaimana, penetapan tersebut kandas dipraperadilan.

Namun demikian, ia dan jajaran KPK lain yakin, kasus korupsi e-KTP ini melibatkan banyak pihak dan tak menutup kemungkinan adanya tersangka baru.

"Kasus e-KTP ini diduga melibatkan banyak pihak, saat ini kami proses lima orang, dan masih banyak nama diduga berperan kami dalami siapa punya peran pengadaan," ungkapnya.

Oleh sebab itu, KPK akan memperkuat konstruksi hukum jika nanti menetapkan kembali Novanto sebagai tersangka.

Sebab jika tidak, bukan tidak mungkin Setya Novanto akan kembali menggugat praperadilan.

"Agar kedepan penanganan ini lebih kokoh, ini sekaligus sampaikan pesan ke publik, bahwa KPK terus proses e-KTP, dan pelaku tentu bukan hanya lima orang yang kita proses saja karena ada nama fakta yang muncul di sidang," tandasnya. (Bisma Rizal/bus)