Sabtu, 25 November 2017 | 08:46 WIB
Korupsi
Kasus e-KTP
Istri Setya Novanto Tidak Penuhi Panggilan Penyidik KPK
Selasa, 14 November 2017 | 15:49 WIB
-

Skalanews - Istri dari Ketua DPR RI Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor, tidak memenuhi panggilan penyidik KPK terkait perkara dugaan korupsi proyek e-KTP.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, tambatan hati Ketua Umum Partai Golkar itu beralasan sedang sakit.

Febri pun mengingatkan, agar Deisti tidak mengikuti jejak Setya Novanto yang akhir-akhir ini selalu beralasan bila dimintai keterangan oleh penyidik KPK.

"Kami ingatkan agar yang bersangkutan mematuhi aturan hukum dan hadir memenuhi panggilan penyidik," ujar Febri saat dikonfirmasi, Selasa (14/11).

Deisti sebenarnya dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi pada Jumat (10/11) lalu.

Ia akan diperiksa untuk tersangka mantan Direktur Utama PT Quadra Solutions, Anang Sugiana Sudihardjo.

Namun, Deisti tidak hadir memenuhi pemanggilan penyidik. Dalam surat keterangan dokter, Deisti memerlukan waktu istirahat selama satu pekan.

Menurut Febri, sesuai jadwal yang diberikan penyidik, Deisti akan diperiksa pada Senin pekan depan.

Deisti akan diperiksa dalam kapasitas sebagai mantan Komisaris PT Mondialindo Graha Perdana.

Berdasarkan bukti yang dimiliki KPK, PT Mondialindo adalah pemilik saham terbesar PT Murakabi Sejahtera, salah satu peserta lelang proyek e-KTP.

Bahkan, kedua perusahaan tersebut memiliki alamat kantor yang sama, yakni di Lantai 27 Gedung Menara Imperium, Kuningan, Jakarta.

Adapun, kantor tersebut dimiliki oleh Setya Novanto sejak tahun 1997 hingga 2014.

Tidak cuma Deisti, dua anak dan keponakan Novanto juga tercatat pernah memiliki saham, baik di PT Mondialindo maupun PT Murakabi Sejahtera. (Bisma Rizal/Bus)