Jumat, 15 Desember 2017 | 19:05 WIB
Korupsi
Berkas Pihak Pemberi Suap Transmart Cilegon P21
Selasa, 21 November 2017 | 02:55 WIB
-

Skalanews - Tiga pihak yang diduga penyuap Wali Kota Cilegon nonaktif Tubagus Iman Ariyadi terkait izin pembangunan Transmart bakal menjalani persidangan perdana.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah bahwa berkas para pihak yang diduga menjadi pemberi suap tersebut sudah memasuki tahap P21.

Ketiganya adalah, Direktur Utama PT Krakatau Industrial Estate Cilegon, Tubagus Donny Sugihmukti, Legal Manager PT KIEC Eka Wandoro dan Project Manager PT Brantas Abipraya Bayu Dwinanto Utomo

"Hari ini penyidik melimpahkan barang bukti dan tiga tersangka dalam kasus ini kepada jaksa," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Senin (20/11).

Febri menambahkan, nantinya para pihak tersebut bakal bersidang di Pengadilan Tipikor Serang.

Menurut Febri, sementara ini tersangka akan ditahan di Rutan KPK Cabang Guntur. Pemindahan ini dilakukan hingga sidang berlangsung nantinya.

"Sebelumnya dua dari tiga tersangka ditahan di Rutan Polres Jakpus dan Rutan Polres Jakarta Timur," ucap Febri.

Penyidik KPK melakukan operasi tangkap tangan. Sebelumnya, KPK menetapkan Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi sebagai tersangka penerima suap setelah KPK melakukan pemeriksaan intensif. Kasus tersebut diduga terkait perizinan usaha di kawasan industri di Kota Cilegon.

Iman jadi tersangka bersama lima orang lainnya, yakni Kepala DPMPTSP Kota Cilegon Ahmad Dita Prawira, Hendry dari pihak swasta, Project Manager PT Brantas Abipraya Bayu Dwinanto, Tubagus Donny Sugihmukti selaku Dirut PT Krakatau Industrial Estate Cilego (KIEC), serta Eka Wandoro sebagai Legal Manager PT KIEC. (Bisma Rizal/bus)