Jumat, 15 Desember 2017 | 19:06 WIB
Korupsi
Bawa Map Putih, Berkas Setya Novanto Rampung
Rabu, 6 Desember 2017 | 04:27 WIB
Setya Novanto - [deni hardimansyah/skalanews]

Skalanews - Ketua DPR RI, Setya Novanto membawa map berwarna putih setelah menjalani pemeriksaan di KPK sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Ketika dikonfirmasi soal berkas perkaranya telah rampung atau P21, dirinya hanya melemparkan senyuman.

Hal itu terlihat dari pantauan di Gedung KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (5/12).

Dengan mengenakan rompi tahanan Novanto terlihat keluar dari lobby gedung KPK sekitar pukul 20.50 WIB. Tampak di tangan kanan Novanto membawa map berwarna putih.

Sebelumnya, Kuasa Hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi menyebutkan malam ini KPK telah melengkapi berkas perkara kliennya. Namun, ia mengaku tidak bisa mendampingi Novanto.

"Penyidik KPK tadi jam 17.30 WIB telepon saya minta saya harus hadir ke KPK untuk dampingi SN dalam rangka P-21 penyerahan tahap kedua," kata Fredrich dalam pesan singkat.

Namun Fredrich menolak karena ada urusan lain. Dia pun mengkritik KPK seharusnya memberi tenggat 3 hari kerja.

Menurutnya, penyidik KPK juga meminta istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor untuk memintanya. Pada akhirnya, menurut Fredrich, pengacara Novanto lainnya, Maqdir Ismail, diminta hadir.

"Memaksa istri Pak SN juga untuk membujuk saya, tetap saya tolak, tiba-tiba ada advokat lain rekan Maqdir diminta hadir. Saya tegaskan di luar persetujuan saya dan rekan Otto, segala risiko dan tanggung jawab adalah pribadi rekan Maqdir," sebut Fredrich.

"Bagaimana kasus bisa dinyatakan P-21, di mana masih ada 8 saksi meringankan belum diperiksa, terbukti KPK melecehkan hukum juga merendahkan hak dan martabat advokat," Fredrich menambahkan.

KPK memang tengah berkejaran dengan waktu antara jadwal gugatan praperadilan yang diajukan Novanto dan pelimpahan berkas. Praperadilan Novanto dijadwalkan akan digelar pada Kamis (7/12) setelah ditunda pekan lalu. (Bisma Rizal/bus)