Sabtu, 25 November 2017 | 08:41 WIB
Di Madura Harga Cabai, Bawang dan Gula Naik
Selasa, 14 November 2017 | 19:32 WIB
Cabai dan bawang merah/ilustrasi - [ist]

Skalanews - Empat komoditas kebutuhan pokok di Sumenep, Madura, seperti cabai, bawang merah, bawang putih, dan gula pasir mengalami kenaikan harga. Kenaikan harga disebabkan adanya kenaikan harga di tingkat pedagang penyalur. Walhasil, kenaikan harga tiga kebutuhan pokok itu dikeluhkan konsumen rumah tangga.

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep, Sukaris, menjelaskan, kenaikan harga empat komoditas kebutuhan pokok itu terjadi di sejumlah pasar tradisional.

"Kenaikan harga keempat kebutuhan pokok itu ada dalam kisaran angka seribu hingga tigaribu rupiah," jelas Sukaris, Selasa (14/11).

Secara rinci Sukaris mengatakan, kenaikan harga komoditas bawang merah terasa dalam sepekan ini. Sebelumnya, bawang merah dilepas dengan harga Rp22 ribu kini naik Rp24 ribu. Begitupula bawang merah kini naik dari Rp16 ribu jadi Rp18 ribu. Sedangkan gula pasir naik dari Rp11.500 jadi Rp12.500. Seluruhnya dalam satuan kilogram.

"Yang tertinggi angka kenaikan adalah cabai. Sebelumnya cabai dilepas Rp12 ribu kini naik jadi Rp15 ribu perkilonya," kata Sukaris.

Untuk harga komoditas beras dan yang lainnya relatif stabil. Seperti beras kualitas medium IR 64 Rp9.500, IR desa Rp9 ribu per kg, minyak goreng curah Rp12 ribu per kg.

Begitupula harga daging sapi stabil pada angka Rp110.000 per kg, harga daging ayam kampung Rp75 ribu per kg, dan daging ayam broiler Rp30 ribu perkilo. Harga telur ayam ras tetap Rp20 ribu per kg, dan telur ayam kampung Rp38.400 per kg.

"Kami akan terus memantau fluktuasi harga sembako hingga menjelang perayaan Maulud yang jatuh pada 1 Desember nanti," tuntas Sukaris.(Arif Purba/dbs)