Senin, 26 Juni 2017 | 03:45 WIB
Kejagung Masih Bahas Opsi yang Tepat Untuk Bubarkan HTI
Jumat, 19 Mei 2017 | 21:10 WIB
Kantor Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) - [Frida Astuti/bus]

Skalanews - Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan pihaknya bersama instansi terkait masih membahas terus upaya pembubaran ormas Islam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Sedang diproses. Mungkin hampir sepanjang minggu ini Kejaksaan aktif di dalam membahas proses penanganan HTI," kata Prasetyo di Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (19/5).

Koordinasi terus dilakukan seperti diantaranya dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan terkait langkah apa yang paling tepat untuk menyikapi HTI.

Sebut Prasetyo ada beberapa opsi yang bisa dilakukan pemerintah untuk membubarkan HTI yang dinilai menyimpang dari Pancasila itu. Diantaranya dengan penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) atau mengajukan ke pengadilan.

"Keppres, Perppu, bisa terjadi. Yang penting bisa menyelamatkan negara ini dari berbagai macam gangguan seperti itu," pungkas Prasetyo.

Sebelumnya Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie mengatakan, Keppres bisa digunakan untuk membubarkan HTI, namun pemerintah harus memberi ruang kepada HTI untuk mengajukan keberatan ke pengadilan.

"Dibuat keputusan dulu dengan Keppres, dibubarkan, dengan tetap memberikan hak mengajukan keberatan ke pengadilan. Keppres itu berlaku mengikat hari ini juga. Biar tidak kontroversial," kata Jimly di Gedung Kementerian Hukum dan HAM kemarin. (Frida Astuti/bus)