Jumat, 20 Oktober 2017 | 15:47 WIB
Menkum HAM Bantah Ahok Mengemis ke Presiden Pindah ke Mako Brimob
Senin, 19 Juni 2017 | 08:56 WIB
Yasonna Hamonangan Laoly - [ist]

Skalanews - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly menegaskan bahwa perpindahan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dari Rutan Cipinang ke Rutan Mako Brimob merupakan atas permintaan Ahok sendiri.

Bahkan, Yasonna juga membantah, bila terpidana kasus penista agama tersebut sempat memohon kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk dipindahkan ke rumah tahanan Mako Brimob. Namun, tidak digubris oleh orang nomor satu di Republik ini.

"Masak urusan begitu saja sampai Presiden," cetus Yasonna melalui pesan singkat kepada skalanews, Jakarta, Minggu (18/6).

Yasonna menambahkan bahwa perpindahan Ahok ke Mako Brimob di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat itu murni soal keamanan.

Hal itu sebagaimana yang pernah dia ungkapkan pada Rabu (10/5) lalu. "Sebelumnya saya sudah menjelaskan di media," jelasnya.

Dimana, ia menyebutkan, jika Rutan Lapas Cipinang itu terdapat sejumlah narapidana teroris. "Ada juga setelah kami lihat data, ada banyak yang tak memilih Ahok (dalam Pilgub DKI 2017)," jelasnya waktu itu.

Keadaan lalu lintas di depan Rutan Cipinang, Jakarta Timur, itu pun juga menjadi alasan. Sebabnya, massa yang mendukung Ahok kerap berdatangan ke gerbang Rutan. "Potensi ganggu lalu lintas di depan Lapas  Cipinang, karena banyak yang demo itu," kata Yasonna.

Sebelumnya, terdapat sebuah informasi jika Jokowi telah meninggalkan Ahok sejak Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara mengetok palu, bila mantan Bupati Bangka Belitung itu terbukti bersalah menistakan agama Islam dan menghukumnya selama 2 tahun penjara.

Informasi itu menyebutkan, ketika di Rutan Cipinang, Ahok mengajukan permintaan pindah ke Rutan Brimob namun tidak ada yang mau mengurus.

"Sampai hrs minta tolong nelpon sendiri ke Yasonna... Apalagi urusan bantuan kekuasaan dalam pengadilan," tulis informasi tersebut.

Sang informan itu sendiri mengaku jika dirinya sempat menjenguk Ahok di Mako Brimob bersama dengan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpers) Sidarto Danusubroto.

Ketika itu, Ahok mengeluh soal Jokowi yang sudah meninggalkannya. "Kmrn aku jenguk aja di Brimob dia ngeluh soal jkw....ngeluh ke pak Sidarto Danusubroto ketua watimpres... Ternyata tdk ada campur tangan sama sekali dr jkw thd dirinya... Tidak ada bantuan sama skali... Itu yg dia minta sampaikan ke jkw lewat pak sidarta," tutur sang informan. (Bisma Rizal/bus)