Selasa, 24 Oktober 2017 | 14:30 WIB
Kapolri Ingatkan Anak Buah agar Mundur Jika Ingin Ikut Pilkada
Jumat, 13 Oktober 2017 | 07:04 WIB
Jenderal Pol. Tito Karnavian - [Deni Hardimansyah/Skalanews]

Skalanews - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengingatkan kepada seluruh anggota Polri yang ingin maju dalam Pilkada 2018 untuk mundur dari institusi kepolisian.

"Kalau memang sudah yakin mau maju, lebih baik mengundurkan diri," kata Tito di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/10).

Diketahui sejumlah perwira tinggi Polri disebut-sebut akan mencalonkan diri sebagai kepala daerah pada Pilkada 2018. Salah satunya adalah Komandan Korps Brimob Polri Irjen Murad Ismail yang telah diusung oleh Partai NasDem untuk maju pada Pilgub Maluku.

Ada pula Kapolda Sumatera Utara Paulus Waterpauw yang dikabarkan berniat maju di Pilgub Papua. Namun informasi tersebut dibantah Tito.

"Kapolda Sumut yang untuk Papua dia tidak mau, dia telah mutuskan tidak mau," sambungnya.

Oleh itu jika sudah ada yakin untuk terjun ke dunia politik agar segera mengundurkan diri dari Korps Bhayangkara.

"Tahapannya itu penetapan pasangan calon bulan Februari awal. Sebelum Februari awal mereka masih boleh jadi anggota polisi. Tapi saya berharap supaya tidak ada conflict of interest sebagai anggota Polri," pungkasnya. (Frida Astuti/bus)