Jumat, 15 Desember 2017 | 19:16 WIB
BI Sebut Tren Peredaran Uang Palsu Menurun
Kamis, 7 Desember 2017 | 19:39 WIB
Uang Palsu [ilustrasi] -

Skalanews - Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI) Suhaedi menyebut tren jumlah uang palsu (Upal) yang beredar di masyarakat menurun setiap tahunnya.

Disebut Suhaedi di tahun 2015 ada 21 lembar uang palsu dari satu juta lembar uang yang beredar di masyarakat. Lalu di tahun 2016, ada 13 lembar uang palsu diantara satu juta lembar uang yang beredar.

"Dan di tahun ini, hingga Oktober 2017, hanya 7 lembar uang palsu yang ditemukan dari satu juta lembar uang beredar," kata Suhaedi di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Kamis (7/12).

Menurunnya kasus peredaran Upal juga tak lepas dari kesigapan Polri yang telah berhasil mengungkap sindikat pembuat dan pengedar Upal.

"Kami berterima kasih kepada Bareskrim karena dalam waktu cepat bisa mengungkap jaringan pengedar upal, mulai dari pembuat, pengedar dan pemodal," sambungnya.

Terkait peredaran uang palsu, Suhaedi meminta masyarakat untuk tenang namun tetap waspada.

"Masyarakat hendaknya tenang dalam menggunakan uangnya karena dari waktu ke waktu, jumlah uang palsu yang beredar di masyarakat semakin menurun. Tetaplah tenang tapi juga waspada. Ingat 3D, dilihat, diraba, diterawang," pungkasnya.(Frida Astuti/dbs)