Sabtu, 24 Juni 2017 | 15:52 WIB
Politik
Sidarto Bantah Mengetahui Hubungan Jokowi dan Ahok Retak
Senin, 19 Juni 2017 | 07:26 WIB
Sidarto Danusubroto - [ist]

Skalanews - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto membantah mengetahui adanya keretakkan hubungan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Hal itu diungkapnya ketika menghubungi skalanews, Jakarta, Sabtu (17/6) pekan lalu saat mengkonfirmasi adanya informasi jika Ahok sempat curhat kepada Sidarto soal sikap Jokowi yang meninggalkan dirinya.

"Aduh saya enggak tahu yah," ungkapnya melalui pesan singkat dan langsung menyudahi pembicaraan via telepon.

Sebelumnya, terdapat sebuah informasi jika Jokowi telah meninggalkan Ahok sejak Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara mengetok palu, bila mantan Bupati Bangka Belitung itu terbukti bersalah menistakan agama Islam dengan menghukumnya selama 2 tahun penjara.

Informasi itu menyebutkan, ketika di Rutan Cipinang, Ahok sempat mengajukan permintaan untuk pindah ke Rutan Brimob namun tidak ada yang mau mengurus.

"Sampai hrs minta tolong nelpon sendiri ke Yasonna... Apalagi urusan bantuan kekuasaan dalam pengadilan," tulis informasi tersebut.

Sang informan sendiri mengaku jika dirinya sempat menjenguk Ahok di Mako Brimob bersama dengan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto.

Ketika itu, Ahok mengeluh soal Jokowi yang sudah meninggalkannya. "Kmrn aku jenguk aja di Brimob dia ngeluh soal jkw....ngeluh ke pak Sidarto Danusubroto ketua watimpres... Ternyata tdk ada campur tangan sama sekali dr jkw thd dirinya... Tidak ada bantuan sama skali... Itu yg dia minta sampaikan ke jkw lewat pak Sidarto," tutur sang informan. (Bisma Rizal/bus)