Jumat, 15 Desember 2017 | 19:17 WIB
Politik
Hadi Tjahjanto Diharapkan Mampu Jaga Soliditas Internal TNI
Rabu, 6 Desember 2017 | 22:45 WIB
Marsekal Hadi Tjahjanto - [antarafoto]

Skalanews - Komisi I DPR diketahui menyetujui Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto menjadi Panglima TNI mengantikan Jenderal Gatot Nurmantyo.

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sahroni berharap nantinya Hadi mampu menjaga soliditas di internal TNI.

"TNI harus tetap solid di internal lebih baik ke depan, tidak ada lagi kubu-kubuan dalam tubuh TNI," kata Sahroni kepada wartawan, Rabu (6/12).

Sahroni juga meminta kepada Hadi agar tetap berpegang pada prinsip Sapta Marga. Kemudian harus netral, karena 2018 merupakan tahun politik yang akan digelar Pilkada Serentak dan Pemilu 2019 yakni pemilihan legislatif serta pemilihan presiden.

"Panglima TNI harus netral dan wajib loyal terhadap NKRI untuk seluruh masyarakat‎. TNI adalah TNI," sambungnya.

Tak kalah penting, sambung Sahroni yakni agar hubungan harmonis antara TNI dan Polri senantiasa dijaga.

Hal lain yang juga dipandangnya sangat penting adalah profesionalitas sumber daya manusia di tubuh TNI sehingga tak ada lagi jajarannya yang tersangkut kasus hukum seperti penyalahgunaan narkoba hingga korupsi pengadaan alat utama sistem senjata (Alutsista)

Untuk diketahui, Komisi I DPR telah menyetujui Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo. Keputusan tersebut diambil setelah Hadi menjalani uji kelayakan dan kepatutan.

"Setelah menjalankan proses uji kepatutan dan kelayakan, Komisi I DPR akhirnya memberikan persetujuan pada Marsekal Hadi sebagai Panglima TNI baru menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo yang akan habis masa jabatannya," kata Ketua Ketua Komisi I, Abdul Kharis Almakhsyari. (Frida Astuti/bus)