Sampai sejauh ini pihak Kepolisian telah menangkap 8 orang dari FBR dan 3 orang dari PP.

FBR vs PP Bentrok, Polisi Amankan 11 Orang

Selasa , 03 Jan 2012 12:43 WIB
  
  
A+ | Reset | A-
Skalanews - Polisi akhirnya mengamankan 11 orang pasca bentrokan dua ormas yakni Forum Betawi Rempug (FBR) dan organisasi kepemudaan Pemuda Pancasila (PP) yang terjadi di Kebayoran Baru kemarin.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Imam Sugianto di Jakarta, Selasa (3/1/2012) mengatakan ke-11 nya diamankan usai petugas melakukan pembubaran secara paksa pada Selasa (2/1) dini hari.

"Ada yang diamankan, 8 orang dari FBR dan 3 orang dari PP," kata Kapolres Jaksel.

Tak hanya itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa senjata tajam dan potongan kayu.  "Yang diamankan dan barang bukti dibawa semua ke Polres Jaksel. Beberapa alat yang dipakai sempat disembunyikan,"sambungnya.

Dipaparkan Imam, untuk menghentikan bentrokan dua ormas tersebut, aparat gabungan dari Polsek, Polres Metro Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya dikerahkan. Setelah pukul 00.00 malam, bentrokan akhirnya berhasil diredam.

"Semalam pas hujan deras mereka kemudian bubar. Situasi berangsur kondusif, tapi kita masih siagakan anggota untuk berjaga," paparnya.

Sebelumnya bentrok kedua pihak kembali pecah di dekat Pasar Kebayoran Lama Jakarta Selatan sekitar pukul 18.00 WIB pada Selasa (2/1) kemarin. Diperkirakan sekitar 30 orang dari FBR yang mengendarai sepeda motor menyambangi pos PP.

Beberapa saat kemudian kubu FBR tampak melakukan pengerusakan pada pos milik PP.  Akibat lemparan batu tersebut pos PP hancur dan tiga motor yang terparkir di sekitar pos tersebut.

Bentrokan kemudian berlanjut ke Stadion Sudimara Ciputat. Berdasarkan catatan di akun twitter @TMCPoldaMetro tawuran ini terus berlangsung sekitar pukul 21.41 WIB. Dalam bentrok di Ciputat ini kedua pihak disebutkan saling lempar batu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua bentrokan ini diduga berawal dari kegiatan sweeping yang dilakukan oleh FBR di Jalan Raden Fatah, Ciledug, Tangerang Selatan. Kegiatan ini diduga terkait dengan pengeroyokan yang terjadi di ormas pada Minggu (1/1) malam.[Frida Astuti/Pay]
Komentar facebook